Urunan Beli Sabu, Tiga Warga ini Diringkus Polisi Sebelum Menikmatinya Urunan Beli Sabu, Tiga Warga ini Diringkus Polisi Sebelum Menikmatinya
GerbangBengkulu – Satres Narkoba Polres Seluma mengungkap tindak penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan 3 orang tersangka warga Desa Talang Panjang, Kecamatan Ilir Talo,... Urunan Beli Sabu, Tiga Warga ini Diringkus Polisi Sebelum Menikmatinya

GerbangBengkulu – Satres Narkoba Polres Seluma mengungkap tindak penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan 3 orang tersangka warga Desa Talang Panjang, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma.

“Berawal dari informasi masyarakat pada Jumat minggu lalu (1/10), ada penyalahgunaan narkotika. Dari informasi tersebut dilakukan penyelidikan, dan pada pukul 16.00 WIB diamankannya dua orang laki-laki dengan inisial DP dan PR,” Ungkap Kapolres Seluma AKBP Darmawan Dwiharyanto didampingi Kasat Narkoba AKP Sodri dan Kasat Reskrim AKP Andi Ahmad Bustanil dalam press release, Jumat 8 Oktober 2021.

Tempat kejadian atau penangkapan kedua pelaku DP dan PR berada di Desa Talang Kabu, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma.

Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan satu paket narkotika jenis sabu dibungkus plastik di dalam bungkus rokok.

“Dari keterangan DP dan PR barang tersebut milik bertiga. Jadi, urunan masing-masing Rp 100 ribu per orang yang rencananya akan digunakan bersama-sama di rumahnya JS,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan itu, petugas kepolisian kemudian langsung melakukan pengembangan dan mengamankan JS pada pukul 19.00 WIB, di Desa Ilir Talo.

“Dari pengakuan ketiga tersangka paket tersebut dibeli dari seseorang yang saat ini masih kami lakukan pengejaran dan penyelidikan, sudah teridentifikasi orangnya [penjualnya]” jelasnya.

Barang bukti sabu seberat 0,09 gram disita petugas sebagai barang bukti penyalahgunaan narkoba beserta sejumlah barang bukti lainnya.

“Ketiganya diduga melanggar Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimum 4 tahun dan ancaman maksimum seumur hidup atau 20 tahun. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *