Trauma Jadi Korban Pencabulan, Pelajar di Kepahiang ini Ceritakan Kisah Pilunya ke Paman Trauma Jadi Korban Pencabulan, Pelajar di Kepahiang ini Ceritakan Kisah Pilunya ke Paman
GerbangBengkulu – Trauma usai menjadi korban pencabulan, Mawar, nama samaran, pelajar perempuan berusia 16 tahun warga Kabupaten Kepahiang menceritakan kisah pilu yang dialaminya ke... Trauma Jadi Korban Pencabulan, Pelajar di Kepahiang ini Ceritakan Kisah Pilunya ke Paman

GerbangBengkulu – Trauma usai menjadi korban pencabulan, Mawar, nama samaran, pelajar perempuan berusia 16 tahun warga Kabupaten Kepahiang menceritakan kisah pilu yang dialaminya ke sang paman, diteruskan dengan membuat laporan ke pihak kepolisian, Senin 21 September 2020.

Dengan ditemani sang paman, laporan korban resmi diterima Polres Kepahiang dengan nomor : B-822/IX/2020/BKL/RES KPH, pada Minggu (20/9) kemarin.

Tindak pencabulan yang dialami korban terjadi dua bulan lalu.

Dihadapan penyidik, korban menyampaikan dirinya dicabuli teman prianya di tempat pencucian sepeda motor pada Minggu malam (19/7), sekitar jam 22.00 WIB.

“Setelah dua bulan menahan diri atas kejadian yang dialaminya, Mawar memberanikan diri dan menceritakan peristiwa memilukan itu kepada sang paman,” jelas Kapolres Kepahiang AKBP Suparman.

Mendengar pengakuan keponakan ini, sang paman kemudian mendatangi SPKT Polres Kepahiang dan membuat laporan.

Terpisah, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, menghimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan kepada anak sebagai tindakan pencegahan berulangnya tindak pencabulan anak.

“Peran orangtua menjadi hal yang sangat penting dalam mendidik serta mengawasi pergaulan anak,” pungkasnya mengakhiri. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *