Tragis, 3 Orang di Bengkulu Tewas Tersetrum Listrik, berawal dari Pemasangan Lampu Jalan Tragis, 3 Orang di Bengkulu Tewas Tersetrum Listrik, berawal dari Pemasangan Lampu Jalan
GerbangBengkulu – Tiga orang pekerja yang sedang melaksanakan pemasangan lampu tenaga surya di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma, Bengkulu, tewas di... Tragis, 3 Orang di Bengkulu Tewas Tersetrum Listrik, berawal dari Pemasangan Lampu Jalan

GerbangBengkulu – Tiga orang pekerja yang sedang melaksanakan pemasangan lampu tenaga surya di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma, Bengkulu, tewas di lokasi kejadian akibat tersengat listrik, pada Jumat sore, 30 April 2021.

“Tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka,” jelas Kapolres Seluma AKBP Swittanto Prasetyo melalui Kapolsek Seluma AKP Agus Norman, Sabtu 1 Mei 2021.

Dalam peristiwa ini 3 orang meninggal di lokasi kejadian.

Identitas korban meninggal dunia yakni Damsi (55) warga Lubuk Lagan, Fikri (21) warga Kelurahan Pondok Besi Kota Bengkulu, dan Melki (35) warga Perumahan Surabaya Kota Bengkulu.

Kronologis kecelakaan kerja yang merenggut korban jiwa ini berawal dari para pekerja yang berupaya menegakkan tiang lampu listrik tenaga surya. Nahas, pada saat menegakkan tiang, ujung tiang yang berbahan besi itu menyentuh jaringan kabel induk PLN.

“Terdapat 9 orang pekerja yang berupaya menegakkan tiang lampu yang memiliki panjang 7 meter,” ungkapnya.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar jam 17.30 WIB atau menjelang berbuka puasa.

Saat kejadian, kesembilan pekerja dilaporkan tersengat aliran listrik. “Dua orang terpental dan 7 orang lainnya tangannya lengket dengan tiang yang akan ditegakkan,” jelasnya lagi.

Akibat peristiwa itu 3 orang dilaporkan meninggal dunia, dan 4 orang lainnya dilarikan ke klinik dan di RSUD M Yunus Bengkulu guna mendapatkan penanganan medis.

“Untuk korban yang menjalani perawatan medis yakni yakni Bilda (32) warga Kelurahan Sawah Lebah Kota Bengkulu, Sahrul (22) warga Kelurahan Pondok Besi Kota Bengkulu, dan dua orang warga setempat yakni Ujang Darwin (55) dengan Tarmizi (45),” tandasnya. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *