Tiga Kecamatan di Sumenep dinilai Rawan Konflik pada Pilkades 2021 Tiga Kecamatan di Sumenep dinilai Rawan Konflik pada Pilkades 2021
GerbangBengkulu – Tiga kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terindikasi rawan konflik pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 2021. “Mengaca pada kejadian... Tiga Kecamatan di Sumenep dinilai Rawan Konflik pada Pilkades 2021

GerbangBengkulu – Tiga kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terindikasi rawan konflik pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 2021.

“Mengaca pada kejadian tahun lalu, itu terjadi di Kecamatan Batu Putih, Ganding dan Guluk-guluk,” terang Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Akh. Zaini, Senin (1/2/2021).

Menurutnya, pemicu timbulnya konflik pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Sumenep disebabkan money politik (Politik uang), kecurangan dan bahkan karena taruhan masyarakat lokal maupun luar.

“Sehingga muncul panas dan tidak terima,” ujarnya

Ia menjelaskan, Money politik (Politik uang) pada pelaksanaan pesta demokrasi tidak diperbolehkan menurut perundang-undangan.

“Tindak pidana politik uang diatur dalam Pasal 523 ayat (1) sampai dengan ayat (3) UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang dibagi dalam 3 kategori yakni pada saat kampanye, masa tenang dan saat pemungutan suara,” jelasnya

Sebenarnya, kata dia, di Kabupaten Sumenep tidak terlalu parah daripada Kabupaten lain ketika ada insidental pada pelaksanaan pesta demokrasi.

“Karena ada taruhan dan panas-panasan dari pihak lain, timbullah kejadian itu. Tapi tidak terlalu parah,” ujarnya

Diketahui, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditunda lagi dengan batas waktu tidak ditentukan. Sebelumnya dijadwalkan bulan Juni 2021.(Tf022)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *