Terduga Penculikan Anak yang Beraksi di Sejumlah Tempat di Bengkulu Diringkus Polisi Terduga Penculikan Anak yang Beraksi di Sejumlah Tempat di Bengkulu Diringkus Polisi
GerbangBengkulu – Seorang warga Kecamatan Kampung Melayu, Kotan Bengkulu berinisial RA (27) ditangkap Satreskrim dan opsnal Polsek Kampung Melayu atas dugaan tindak pidana penculikan... Terduga Penculikan Anak yang Beraksi di Sejumlah Tempat di Bengkulu Diringkus Polisi

GerbangBengkulu – Seorang warga Kecamatan Kampung Melayu, Kotan Bengkulu berinisial RA (27) ditangkap Satreskrim dan opsnal Polsek Kampung Melayu atas dugaan tindak pidana penculikan anak dan kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, pada (Minggu 31/10).

Kapolres Bengkulu AKBP Andy Dady Nurcahyo Widodo, melalui Kasi Humas AKP Sugiharto menjelaskan kronologis ditangkapnya terduga pelaku.

“Berdasarkan laporan orang tua korban, peristiwa tersebut bermula saat korban berinisial Mawar (3), bukan nama sebenarnya, tengah bermain di pinggir jalan,” ungkap Sugiharto, Senin 1 November 2021.

Ibu korban yang baru pulang dari pasar melihat korban sedang menangis dan ditarik paksa oleh tersangka untuk naik ke atas sepeda motor. Melihat hal itu ibu korban berusaha mengejar tersangka, dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kampung Melayu.

“Petugas langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Tersangka berhasil ditanggap di depan pasar Simpang Kandis.

Korban dilaporkan mengeluhkan sakit pada bagian alat vitalnya.

“Selain yang dilakukan tersangka saat ini, diduga tersangka telah melakukan penculikan anak sebanyak 4 kali dan melakukan kekerasan seksual di beberapa TKP. Tersangka berserta barang bukti berupa 1 Unit sepeda motor Honda Beat saat ini telah diamankan dan tengah dalam penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 81 dan 82 ayat (1) UU Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 76e dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Ditambahkan, pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh orang tua agar selalu waspada dalam mengawasi anak-anak saat bermain, agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *