Pulang Malam, Dua Remaja 14 Tahun di Bengkulu Selatan Dicabuli Teman Prianya Pulang Malam, Dua Remaja 14 Tahun di Bengkulu Selatan Dicabuli Teman Prianya
GerbangBengkulu – Polres Bengkulu Selatan meringkus dua pemuda yang melakukan tindak pencabulan terhadap dua remaja perempuan di lokasi perkebunan kelapa sawit, Jumat 11 Oktober... Pulang Malam, Dua Remaja 14 Tahun di Bengkulu Selatan Dicabuli Teman Prianya

GerbangBengkulu – Polres Bengkulu Selatan meringkus dua pemuda yang melakukan tindak pencabulan terhadap dua remaja perempuan di lokasi perkebunan kelapa sawit, Jumat 11 Oktober 2019.

Identitas kedua pemuda yang diamankan yakni Adi (20) dengan Pitol (20) warga Kedurang Ulu, Bengkulu Selatan.

Keduanya diringkus petugas kepolisian setelah dilaporkan kedua orang tua korban.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP AKBP Deddy Nata melalui Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi menyampaikan, salah seorang pelaku pada saat akan diamankan berupaya melarikan diri. Namun, berkat kesigapan anggotanya pelaku berhasil diringkus ketika akan berupaya .

Pelaku berupaya menghindari sergapan petugas dengan melompati jendela kamar rumahnya.

Kronologis pencabulan yang dialami Mawar dan Melati itu terjadi pada Minggu malam (6/10) sekira pukul 21.30 WIB.

Disebutkan, saat itu keduanya yang akan pulang menuju ke rumahnya dicegat oleh kedua pelaku, kemudian mereka diajak bermalam di lokasi pondok kebun sawit.

Dibawah ancaman akan dibunuh, kedua korban dipaksa menuruti keinginan nafsu bejad pelaku.

Aksi persetubuhan itu berlangsung hingga malam berikutnya. “Terakhir korban dicabuli kedua pelaku pada Senin dinihari (8/10) sekira pukul 02.00, dan pada sore harinya keduanya diminta pulang oleh para pelaku dan diminta agar tidak menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang lain,” beber Rahmat.

Kedua korban kemudian menceritakan kisah pilu yang dialaminya kepada keluarganya, dan diteruskan dengan membuat laporan ke pihak kepolisian.

“Kita menghimbau kepada orang tua untuk mengawasi pergaulan anak-anaknya, agar peristiwa ini tidak terulang lagi,” tutur Rahmat.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 76e jo pasal 82 ayat (1) dan (2) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 64 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun lebih. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *