Polda Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 Polda Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Mudik di Tengah Pandemi Covid-19
GerbangBengkulu – Ditengah pandemi virus corona atau Covid-19, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno mengimbau masyarakat di Provinsi Bengkulu untuk tidak mudik pada lebaran... Polda Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Mudik di Tengah Pandemi Covid-19

GerbangBengkulu – Ditengah pandemi virus corona atau Covid-19, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno mengimbau masyarakat di Provinsi Bengkulu untuk tidak mudik pada lebaran Idul Fitri tahun ini, Kamis 9 April 2020.

Cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global, ungkap Sudarno, salah satunya dengan tidak melakukan perjalanan dari daerah satu ke wilayah lainnya.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan tradisi mudik pada lebaran tahun ini,” tutur Sudarno.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menpan RB Tjahjo Kumolo menerbitkan surat edaran kepada ASN tentang pembatasan bepergian keluar daerah, dan atau kegiatan mudik bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Ditegaskan oleh Sudarno, bagi anggota Polri tidak ada mudik lebaran pada tahun ini. Hal itu sesuai telegram Kapolri Jenderal Idham Azis bernomor ST/1083/IV/KEP.2020.

Meskipun surat edaran dari Menpan RB dan Kapolri tersebut diperuntukkan bagi ASN dan anggota Polri, namun pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tradisi mudik lebaran pada tahun ini, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di Bengkulu.

”Pemerintah telah pro aktif dalam menanggulangi penyebaran virus ini, kami harap peran aktif dari masyarakat. Kami tidak melarang masyarakat untuk melakukan mudik tetapi akan lebih baik bila tidak mudik,” tuturnya.

Dijelaskan, saat warga melaksanakan mudik, baik itu yang akan ke Bengkulu maupun ke luar daerah akan sangat berdampak pada penyebaran virus corona.

”Nah pada saat kita laksanakan mudik nanti kita kan tidak tau apakah kita membawa virus tersebut ke kampung halaman, jadi kasihan apabila keluarga kita di kampung bisa tertular, begitu juga sebaliknya yang akan datang ke Bengkulu, untuk itu saya imbau agar sementara ini tetap di tempat saja dulu,” sampainya.

Ditambahkan, untuk memutus penyebaran mata rantai virus corona membutuhkan perananan semua pihak, tidak hanya tugas pemerintah namun yang lebih utama adalah peran dari masyarakat itu sendiri. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *