Penerapan ETLE di Bengkulu Rekam 2.500 Pelanggaran Penerapan ETLE di Bengkulu Rekam 2.500 Pelanggaran
GerbangBengkulu – Penerapan kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dilaksanakan Polda Bengkulu mencatat sebanyak 2.500 pelanggaran. Pelanggraran didominasi pengendara sepeda... Penerapan ETLE di Bengkulu Rekam 2.500 Pelanggaran

GerbangBengkulu – Penerapan kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dilaksanakan Polda Bengkulu mencatat sebanyak 2.500 pelanggaran. Pelanggraran didominasi pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm dan pengemudi mobil yang tak mengenakan sabuk pengaman, Minggu 27 Maret 2022.

Polda Bengkulu secara resmi telah menerapkan tilang elektronik yang dilaunching oleh Kapolri secara virtual pada Sabtu (26/3) kemarin.

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, uji coba ETLE telah dilakukan sejak tanggal 23 Maret, dimana 1 unit perekam elektronik pelanggaran lalu lintas dipasang di simpang 4 Polda Bengkulu.

Dari data yang dihimpun ETLE Monitoring Center Ditlantas POlda Bengkulu, jumlah pelanggar hingga saat ini menyentuh 2500 pelanggaran. Pelanggaran di dominasi oleh pengendara motor yang tidak menggunakan helm dan pengendara mobil lalai menggunakan sabuk keselamatan serta menggunakan telepon genggam saat berkendara.

“ETLE Nasional Presisi Tahap II yakni 14 Polda termasuk Polda Bengkulu,” jelasnya.

Disampaikan, sosialisasi telah dilakukan jauh-jauh hari sebelum dilaksanakan launching.

“Dari pantauan kamera E TLE Monitoring Center masih banyak masyarakat yang tidak tertib berlalu lintas yakni sudah mencapai 2500 pelanggar,” sampainya.

Sudarno mengajak kepada seluruh masyarakat untuk patuh dan taat dalam berlalu lintas demi keselamatan dan ketertiban di jalan raya.

“Apabila melanggar akan diberikan surat cinta yaitu surat tilang dari kepolisian sesuai dengan alamat nomor kendaraan. Apabila tidak digubris maka akan dilakukan pemblokiran STNK,” sampainya. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *