Oknum PPS di Sumenep Diduga Melakukan Pungli Terhadap PPDP Oknum PPS di Sumenep Diduga Melakukan Pungli Terhadap PPDP
Sumenep, GerbangBengkulu – Komunitas Pemuda Anti Korupsi (Kompak) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meminta KPU setempat untuk mengusut tuntas dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang... Oknum PPS di Sumenep Diduga Melakukan Pungli Terhadap PPDP

Sumenep, GerbangBengkulu – Komunitas Pemuda Anti Korupsi (Kompak) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meminta KPU setempat untuk mengusut tuntas dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan PPS disejumlah Kecamatan.

Korlap Aksi Kompak, Imam Hanafi mengatakan, dugaan Pungli dilakukan oknum PPS disejumlah kecamatan terhadap PPDP setempat.

“Petugas PPDP yang murni melakukan pencoklitan dibawah masih dilakukan pemotongan dengan dalih pembelian tiga materai dan untuk laporan,” katanya, Senin (22/9/2020).

Menurutnya, dugaan Pungli yang dilakukan PPS terhadap PPDP dilakukan sebesar Rp.50 ribu perorangan.

“Kalau memang ada materai, dikalikan tiga berarti kan hanya Rp.18 ribu bos,” terangnya

Ia menjelaskan, yang terjadi dugaan Pungli tersebut terjadi di Desa Guluk-Guluk dan Bragung.

Sementara itu, Komisioner bidang Data dan Informasi KPU Kabupaten Sumenep, Syaifurrahman menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui adanya dugaan pungli yang dilakuka oknum PPS dibeberapa kecamatan.

“Tadi ada laporan dari Kompak bahwa, dari gaji Rp. 1 juta rupiah dipotong Rp. 50 ribu dengan alasan untuk biaya Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan laporan,” terangnya

Menanggapi hal itu, pihak KPU Sumenep akan melakukan pemanggilan terhadap oknum PPS disejumlah kecamatan yang diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli).

Secara aturan kata dia, pihaknya mengintruksikan kebawah bahwa tidak ada pemotongan dalam bentuk biaya apapun termasuk administrasi.

“Dalam Undang-Undang sudah jelas sama dengan pidana. Dan kami masih akan melakukan pengkajian lebih lanjut terkait hal itu. Serta akan disesuaikan dengan perundang-undangan,” jelasnya.(Tf022)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *