Mengaku Berselingkuh dengan Wanita Lain, Warga Seluma Mengadukan Suaminya ke Polisi Mengaku Berselingkuh dengan Wanita Lain, Warga Seluma Mengadukan Suaminya ke Polisi
GerbangBengkulu – seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma, inisial WI, mendatangi kantor Polres Seluma. Ia melaporkan perilaku suaminya yang... Mengaku Berselingkuh dengan Wanita Lain, Warga Seluma Mengadukan Suaminya ke Polisi

GerbangBengkulu – seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma, inisial WI, mendatangi kantor Polres Seluma. Ia melaporkan perilaku suaminya yang mengaku telah melakukan perzinahan dengan wanita idaman lain, Selasa 16 Juli 2019.

Ditemani saudara laki-lakinya, ia membeberkan dugaan perzinahan suaminya dengan wanita idaman lain, yang tinggalnya tidak jauh dari kediamannya.

“Semalam sidang adat. Wanita itu telah merugikan aku, telah merusak rumah tanggaku. Saya mau melaporkan dia,” ucap WI dengan raut muka sedih.

Disebutkan, perempuan selingkuhan suaminya itu statusnya adalah istri orang.

“Dalam sidang adat mereka mengakui telah melakukan perzinahan,” jelasnya.

Pengakuan perbuatan perzinahan antara RO (32), suami WI (30), dengan perempuan berinisial VI (27) tertuang dalam berita acara sidang adat yang digelar pemerintahan desa.

Dalam berita acara itu RO menuding istrinya keras kepala. Ia merasa tidak cocok lagi dengan istri yang telah dinikahinya sejak 12 tahun lalu.

Sedangkan berdasarkan keterangan WI, akhir-akhir ini perilaku suaminya berubah, mudah emosi, dan rumah tangganya tidak harmonis lagi.

Curiga atas sikap dan perubahan perilaku suaminya itu, ia kemudian menanyakan perihal sebab perubahan sifatnya.

Tak terima mendengar pengakuan suaminya yang memiliki jalinan asmara dengan wanita idaman lain, ia kemudian mengadukannya ke pemerintahan desa, sebelum akhirnya mendatangi kantor kepolisian.

Salah seorang warga yang ditemui perihal perselingkuhan itu mengaku sangat malu atas peristiwa yang terjadi di desanya.

“Sebelumnya desa kami aman, tidak pernah ada peristiwa seperti itu. Mohon maaf, tidak pernah ada maling dan perzinahan di desa kami, aman dan tenang,” jelas salah seorang warga.

Dijelaskan, RO dengan VI bukan berasal dari desanya.

“Keduanya adalah warga desa lain, namun menikah dengan warga kami,” tandasnya. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *