Massa Demo PTUN Bengkulu, Menuntut Izin Lingkungan PLTU Batu Bara Dibatalkan Massa Demo PTUN Bengkulu, Menuntut Izin Lingkungan PLTU Batu Bara Dibatalkan
GerbangBengkulu – Puluhan massa yang menyebut Koalisi Langit Biru dari unsur masyarakat dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (BEM-KBM UNIB) menggelar... Massa Demo PTUN Bengkulu, Menuntut Izin Lingkungan PLTU Batu Bara Dibatalkan

GerbangBengkulu – Puluhan massa yang menyebut Koalisi Langit Biru dari unsur masyarakat dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (BEM-KBM UNIB) menggelar aksi di depan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu pada Senin 22 Juli 2019.

Dalam orasinya mereka menyuarakan agar pengadilan mencabut izin lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sepang, Bengkulu.

“Sejumlah negara di luar negeri telah meninggalkan penggunaan batu bara sebagai bahan bakar PLTU, karena menimbulkan dampak lingkungan mengapa kita malah mengadopsi penggunaan batu bara, ada apa dengan negeri kita ini,” ujar pendemo saat memberikan orasinya.

Sebelumnya, perwakilan dari masyarakat Teluk Sepang telah mengajukan gugatan ke PTUN Bengkulu terkait izin lingkungan PLTU batu bara 2×100 MW dengan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi dan Kota Bengkulu yang dinilai penerbitannya tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Hari ini digelar persidangan di PTUN Bengkulu dengan agenda pembacaan gugatan dari para penggugat melalui Tim Advokasi Koalisi Langit Biru,” kata Suarli, dari Yayasan Lembaga Swadaya Masyarakat Kanopi Bengkulu.

Tim Advokasi Langit Biru optimis akan memenangkan gugatan di PTUN terhadap izin beroperasinya PLTU Teluk Sepang sebagaimana yang terjadi di Republik Kenya.

“Berdasarkan pengalaman tersebut membuat kami percaya bahwa keselamatan lingkungan harus diperjuangkan semua pihak. Salah satunya dengan melakukan gugatan atas izin lingkungan PLTU batu bara Teluk Sepang,” tandasnya. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *