Lebaran Idul Fitri, Warga Kota Bengkulu Tewas Usai Alami Kecelakaan Lalu Lintas Lebaran Idul Fitri, Warga Kota Bengkulu Tewas Usai Alami Kecelakaan Lalu Lintas
Anggota Satlantas Polres Seluma menunjukkan jalan rusak, jalan yang dihindari pengendara mobil Kijang
GerbangBengkulu – Seorang pengendara sepeda motor bernama Dedi Mulyana, 36 tahun, tewas di tempat usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bengkulu –... Lebaran Idul Fitri, Warga Kota Bengkulu Tewas Usai Alami Kecelakaan Lalu Lintas

GerbangBengkulu – Seorang pengendara sepeda motor bernama Dedi Mulyana, 36 tahun, tewas di tempat usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bengkulu – Manna, Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sukaraja, Seluma, pada Minggu, 24 Mei 2020.

Kapolres Seluma AKBP Swittanto Prasetyo melalui Kasat Lantas Iptu J. Naibaho menjelaskan, selain merenggut korban jiwa, dalam kecelakaan ini 2 orang mengalami luka berat dan 2 lainnya mengalami luka ringan.

Dijelaskan, kecelakaan ini melibatkan 3 unit kendaraan bermotor. Satu unit mobil dengan 2 sepeda motor.

Korban tewas adalah warga Jalan Adam Malik 5, RT 04 RW 01 Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar. Pada saat itu Ia membonceng istri dan seorang anaknya.

Selain Dedi dan keluarganya, seorang pengendara sepeda motor yang juga terlibat dalam kecelakaan ini adalah Ahmad Solihin (50), yang membonceng Haniya (41), warga Kelurahan Anggut Bawah, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu.

“Dugaan penyebab kecelakaan tersebut karena kelalaian pengemudi mobil Kijang,” jelas Naibaho.

Berdasarkan keterangan saksi, jelas Kasat Lantas, kedua sepeda motor ini melaju dari arah Manna menuju Kota Bengkulu. Kemudian bertabrakan dengan mobil Kijang berpelat nomor BD 1756 DZ, yang dikemudikan Lasyono (39), warga Desa Bukit Peninjauan II, Kecamatan Sukaraja, yang melaju dari arah berlawanan.

“Tabrakan depan. Berdasarkan keterangan saksi pengemudi mobil Kijang menghindari jalan rusak sehingga posisi mobil berada di jalur kanan,” jelasnya.

Ketika mobil Kijang mengambil jalur sebelah kanan, dari arah berlawanan melaju mobil Grand Max yang identitasnya tidak diketahui. Kemudian mobil Kijang langsung berbenturan dengan dua unit sepeda motor yang dikendarai para korban.

Akibatnya, Dedi yang mengendarai Yamaha Xeon tewas di lokasi kejadian. Sementara istri dan anaknya mengalami luka berat.

“Apriyanti (39) mengalami patah kaki sebelah kiri, dan anaknya mengalami patah kaki sebelah kanan. Keduanya tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

Sedangkan Ahmad Solikin dan Haniya yang mengendarai Yamaha Fino dilaporkan mengalami luka ringan.

Para korban langsung dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu. Sejumlah kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan pihak kepolisian.

Kecalakaan beruntun ini terjadi di Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah.(azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *