Larangan Mudik, 234 Kendaraan Telah Ditolak Masuk Bengkulu Larangan Mudik, 234 Kendaraan Telah Ditolak Masuk Bengkulu
GerbangBengkulu – Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno menyampaikan, petugas gabungan yang berjaga di posko penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu telah menolak 234... Larangan Mudik, 234 Kendaraan Telah Ditolak Masuk Bengkulu

GerbangBengkulu – Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno menyampaikan, petugas gabungan yang berjaga di posko penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu telah menolak 234 kendaraan yang akan masuk ke Bengkulu.

“Peraturan larangan mudik kan belum dicabut. Petugas gabungan dari TNI Polri dan instansi terkait akan terus memperketat perbatasan pintu masuk ke Provinsi Bengkulu,” tegas Sudarno, di ruang Press Room Bidhumas Polda Bengkulu, pada Sabtu 9 Mei 2020.

Himbauan larangan mudik dari pemerintah bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Sejak berdirinya posko penanggulangan Covid-19 yang tersebar di sejumlah perbatasan menuju Provinsi Bengkulu, 234 kendaraan dipaksa putar balik oleh petugas gabungan.

234 kendaraan itu meliputi 184 unit kendaraan roda empat, 39 sepeda motor, serta 10 unit kendaraan umum, seperti bus.

Ratusan kendaraan yang dipaksa putar balik arah tersebut diketahui mencoba masuk dari berbagai pintu perbatasan antara Provinsi Bengkulu dengan provinsi lainnya.

“Perbatasan Kaur-Lampung sebanyak 45 kendaraan roda empat, mobil pribadi. Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 1 unit sepeda motor, 76 mobil pribadi, dan 10 unit kendaraan umum. Perbatasan Bengkulu Selatan-Pagar Alam 1 unit mobil pribadi. Kota Bengkulu 1 mobil pribadi, kemudian perbatasan Mukomuko-Sumatera Barat sebanyak 38 unit sepeda motor, dan 62 unit mobil pribadi,” ungkap Sudarno.

Ditegaskan oleh perwira melati tiga ini, penjagaan perbatasan akan terus dilaksanakan oleh petugas gabungan, dan kendaraan serta pemudik dari luar daerah akan diminta balik arah selama himbauan larangan mudik ini belum dicabut oleh pemerintah.

”Lebih baik dirumah saja, sayangi keluarga jangan mudik dulu tahun ini, lebaran tetap lebaran.” Pungkasnya.

Larangan mudik ini tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *