Konsumsi Sabu di Tempat Hajatan Pernikahan, 7 Orang Diamankan ke Mapolres Seluma Konsumsi Sabu di Tempat Hajatan Pernikahan, 7 Orang Diamankan ke Mapolres Seluma
GerbangBengkulu – Mengkonsumsi dan bertransaksi sabu di lokasi pesta pernikahan, 3 orang diamankan anggota Satresnarkoba Polres Seluma dan ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan Narkotika golongan... Konsumsi Sabu di Tempat Hajatan Pernikahan, 7 Orang Diamankan ke Mapolres Seluma

GerbangBengkulu – Mengkonsumsi dan bertransaksi sabu di lokasi pesta pernikahan, 3 orang diamankan anggota Satresnarkoba Polres Seluma dan ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan Narkotika golongan l.

Hal tersebut disampaikan dalam press conference di aula Mapolres Seluma pada Rabu, 23 Juni 2021.

“Inisial ketiga tersangka yang diamankan BE (39) warga Kelurahan Sukaraja, T0 (38) warga Desa Pasar Seluma, OD (41) warga Desa Gunung Agung,” sampai Kabag Ops Polres Seluma AKP Bakit Suseno didampingi Kabagren AKP Syafrizal dan Kasat Narkoba Iptu Sodri.

Ketiga tersangka diamankan di acara pesta pernikahan di Desa Padang Genting, Seluma Selatan, pada Minggu (20/6).

Penangkapan ketiga tersangka ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkoba di lokasi pesta.

Petugas yang datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan mendapati lima paket Narkotika golongan I jenis sabu yang terdiri dari 1 paket sedang, dan 4 paket kecil dari tas milik OD.

“Kemudian dari penggeledahan terhadap BE ditemukan satu paket kecil sabu disimpan di dompet. Dari TE petugas menemukan paket kecil sabu yang disimpan dalam bungkus rokok,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, sabu yang diperjualbelikan oleh tersangka OD ke tersangka lain diperoleh dari Kota Bengkulu.

Kasat Narkoba Iptu Sodri dalam konferensi pers menambahkan, awalnya petugas mengamankan tujuh orang dari lokasi kejadian.

“Pas ditangkap memang 7 orang diamankan, termasuk saksi dan pengunjung pesta yang kebetulan ada di lokasi, namun alat bukti hanya mengarah ke 3 tersangka,” tegas Sodri.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi, “Tindak Pidana secara tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan narkotika golongan 1 jenis sabu, dengan ancaman pidana penjara 4 tahun dan maksimal 12 tahun,” tandas Kabag Ops Bakit Suseno. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *