Dua Kasus Pelecehan Seksual di Air Periukan, Pelaku Menyasar Perempuan Dua Kasus Pelecehan Seksual di Air Periukan, Pelaku Menyasar Perempuan
GerbangBengkulu – Salah seorang ibu rumah tangga yang sedang bekerja di lahan perkebunan karet menjadi korban pelecehan seksual. Warga di salah satu desa di... Dua Kasus Pelecehan Seksual di Air Periukan, Pelaku Menyasar Perempuan

GerbangBengkulu – Salah seorang ibu rumah tangga yang sedang bekerja di lahan perkebunan karet menjadi korban pelecehan seksual. Warga di salah satu desa di Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma ini menjerit histeris meminta pertolongan dan membuat heboh warga.

“Ada orang memainkan alat vitalnya dan menunjuk-nunjukkan ke saya,” ucapnya sambil terisak.

Kronologis dugaan tindak pelecehan yang dialami Ani (nama samaran) itu terjadi di lahan perkebunan karet pada Rabu, 13 April 2022, pagi.

Saat itu dirinya sedang beraktifitas menyadap pohon karet, tiba-tiba dia dikejutkan dengan kehadiran seorang laki-laki yang berdiri sambil memegang alat kelaminnya.

Setelah diperhatikan lelaki yang disebutkan bertubuh tinggi, kulit putih dengan postur badan kurus ini memainkan alat kelaminnya dan ditunjukkan ke arah korban.

Sontak, korban menjerit histeris dan berlari meminta pertolongan warga. Belasan warga yang datang memberikan pertolongan ke korban berupaya mencari keberadaan pelaku, namun pelaku berhasil kabur dan hilang disemak belukar.

Kasus pelecehan seperti yang dialami Ani ini sebelumya dilaporkan pernah terjadi di desa sebelah. “Kejadiannya sekitar satu setengah bulan lalu di belakang sekolahan,” ujar Mawan.

Dijelaskan, korban saat sedang menggembala sapi dan dikejutkan dengan kemunculan seorang laki-laki yang memainkan alat kelaminnya.

Warga saat itu juga tak berhasil menemukan keberadaan pelaku meski telah beramai-ramai mencarinya.

Atas kejadian tersebut, sejumlah ibu rumah tangga yang biasa beraktifitas menyadap karet mengaku ketakutan. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *