Biduan Sumenep Ingatkan Pemkab dengan Poster Menggelitik Biduan Sumenep Ingatkan Pemkab dengan Poster Menggelitik
Aspirasi seniman lewat spanduk dan karton
Sumenep, GerbangBengkulu – Ratusan massa aksi Gerakan Pekerja dan Pelaku seni Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menuntut pemerintah setempat dengan poster menggelitik. Poster itu... Biduan Sumenep Ingatkan Pemkab dengan Poster Menggelitik

Sumenep, GerbangBengkulu – Ratusan massa aksi Gerakan Pekerja dan Pelaku seni Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menuntut pemerintah setempat dengan poster menggelitik.

Poster itu bertuliskan, Pak Kita sudah lama digoyang, kita sudah rindu menggoyang. Pak kapolres, janjimu palsu seperti janjinya mantan dan ada juga Pak ingat lagu pertemuan di Room dua.

“Kami butuh saweran pak, bukan janji,” teriak salah satu massa aksi perempuan, Rabu (11/11/2020).

Biduan lokal Sumenep, Siti Admaja mengatakan, pihaknya meminta Bapak Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim untuk kembali membuka hiburan seni di wilayah setempat.

“Kepada bapak Bupati, kami minta untuk dibuka kembali hiburan seni,” terangnya

Menurutnya, selama sembilan bulan terhitung sejak bulan Maret-November 2020, para pelaku seni khususnya biduan di Sumenep mengalami penghasilan sangat drastis.

“Selama itu pengangguran, jualan online. Pokoknya menderita lah mas. Apalagi ada yang janda yang harus menafkahi keluarga,” terangnya

Ia mengaku, bekerja pelaku seni lebih besar pendapatannya daripada jualan online. Karena, ketika mendapat undangan manggung di tiap wilayah, pendapatannya lumayan besar.

“Apalagi selama sembilan tidak ada bantuan dari Pemkab. Hanya dijanjiin saja,” ujarnya

Ratusan gerakan pekerja dan pelaku seni Kabupaten Sumenep menggelar unjuk rasa didepan Kantor Pemkab setempat, menuntut keadilan bagi seluruh masyarakat Sumenep. Termasuk bagi pelaku seni.(Tf022)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *