Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsudin Ingatkan Media tak Terjerat UU ITE Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsudin Ingatkan Media tak Terjerat UU ITE
GerbangBengkulu – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar bimbingan teknis penguatan news room SIBERINDO.CO, yang merupakan media dengan anggotanya ribuan media yang tergabung di... Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsudin Ingatkan Media tak Terjerat UU ITE

GerbangBengkulu – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar bimbingan teknis penguatan news room SIBERINDO.CO, yang merupakan media dengan anggotanya ribuan media yang tergabung di SMSI. Kegiatan Bimtek berlangsung selama 2 hari, sejak kemarin (5/8) sampai hari ini Senin, 6 Agustus 2020 di Pakons Prime Hotel, Tanggerang dan dihadiri pengurus SMSI baik pusat maupun daerah.

Dalam Bimtek tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsuddin, mengingatkan perusahan siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) agar tidak terjerat pasal 28 UU ITE menjelang pilkada. Menurutnya, pasal 28 UU ITE yaitu memuat berita yang menyebarkan kebencian, mendiskreditkan pihak tertentu, fitnah, dan sejenisnya.

“Saya berharap, semua yang terlibat dalam produk pers (Siber) memahami Undang-Undang tentang Pers, peraturan media dan ITE. Kalau tidak didalami maka manfaat bagi masyarakat tidak tercapai. Melalui SMSI, mari kita dalami UU ini agar menjadi bermanfaat dan menjadi ibadah bagi kita,” kata Aziz.

Dia mengingatkan, bila sebuah media menyiarkan berita bohong, kebencian, atau fitnah dan semacamnya, bila nanti harus berhadapan dengan hukum bukan hanya wartawannya, tetapi juga perusahaannya.

“Semua harus berjuang, seperti saya sekarang di DPR, bukan serta merta. Ada proses panjang. Sebelumnya, sebagai advokat juga berpikir bagaimana memberikan yang terbaik. Inna akmalu binniat,” ulas Aziz, sambil menyitir motto: Fiat justitia ruat caelum (hendaklah keadilan ditegakkan, walaupun langit akan runtuh), istilah di dunia peradilan yang diucapkan Lucius Calpurnius Piso Caesoninus pada 43 SM.

Sebelumnya, Ketua Umum SMSI, Firdaus menginformasikan, siberindo.co merupakan salah satu program prioritas SMSI, setelah pendataan dan verifikasi anggota.

“Saat ini sudah ada 1.147 perusahaan di 34 provinsi yang bergabung dengan SMSI. Selanjutnya di kota dan kabupaten juga akan dibentuk. Diharapkan ke depan, SMSI bisa menjadi alternatif penyampaian informasi yang memberikan manfaat,” katanya.

Terkait dengan Siberindo.Co yang dibangun oleh SMSI, sebenarnya adalah UMKM, yang di dalamnya berisi perusahaan-perusahaan media kecil.

Bintek selama dua hari ini dihadiri perwakilan pengurus SMSI dari 13 provinsi, dan diisi dengan materi berupa penjelasan teknik pengelolaan newsroom oleh Zakmi, Direktur Pemberitaan, bersama Tatang dan Ito dari DKI, kemudian Membangun Jaring Laba-laba dalam Mendulang Informasi untuk Mengejar Dominasi oleh Ketua Bidang Pengembangan Usaha Ilona Juwita, lalu Membangun Laba-laba Nusantara oleh Hendy Ch Bangun, serta dialog bisnis digital.

Para peserta menyambut baik sejumlah langkah yang diambil pengurus SMSI pusat dan akan ditindaklanjuti sejumlah arahan dan materi yang diperoleh itu kepada pengurus dan anggota di daerah.

“InshaAllah, SMSI Jatim akan menyampaikan hasil Bimtek di perusahaan pers daerah,” kata Makin Rahmat, Ketua SMSI Jatim. (*)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *