Tri Muara Karang Tawarkan Sensai Air Panas dan Air Dingin Tri Muara Karang Tawarkan Sensai Air Panas dan Air Dingin
Objek Wisata Air Terjun Tri Muara Karang, Desa Belitar Sebrang, Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong (Foto: Rika)
GerbangBengkulu – Merasakan air terjun dengan sensasi air panas dan air dingin di satu tempat tentu sensasi luar biasa bagi pemburu wisata alam. Bagi... Tri Muara Karang Tawarkan Sensai Air Panas dan Air Dingin

GerbangBengkulu – Merasakan air terjun dengan sensasi air panas dan air dingin di satu tempat tentu sensasi luar biasa bagi pemburu wisata alam. Bagi anda yang belum pernah mencobanya, wajib menjelajahi wisata air terjun yang berlokasi di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, sekitar 30 km dari pusat kota.

IMG-20170726-WA0003Selain itu, jika pengunjung ingin menikmati air panas yang keluar dari perut bumi, disisi lain juga terdapat kolam pemandian air panas seluas 10 meter persegi. Tidak sedikit pengunjung yang berbondong-bondong melepaskan penat dan lelah di kolam air panas tersebut.

“Luar biasa, air terjun ini tertinggi yang pernah kami lihat. Sepanjang jalan menuju air terjun utama ini, kita disambut dengan air terjun kecil yang airnya itu hangat. Meskipun capek, tapi kami rasa itu tergantikan ketika kita sampai di air terjun utama,” kata Dedi dan rombongan, pengunjung dari Kota Lubuk Linggau.

IMG-20170726-WA0002Untuk mencapai air terjun yang spektakuler tersebut, pengunjung akan melewati lima desa dari jalan Lintas Curup-Lubuk Linggau yang dapat ditempuh sekitar 30 menit mengendari kendaraan roda dua dan roda empat. Pengunjung harus ektra hati-hati lantaran kondisi jalan meskipun sudah aspal, namun terdapat banyak lobang dan jalan rusak, serta jalan yang menikung tajam. Tidak perlu khawatir kehausan atau kelaparan, disepanjang jalan masuk warga setempat membuka warung-warung kecil yang menyediakan makanan ringan dan minuman kemasan.

Sesampai di Desa Belitar Sebrang, pengunjung harus menempuh sejauh sekitar 5 km jalan bebatuan dan tanah yang berpotensi licin saat hujan turun. Sehingga pengendara roda dua tidak bisa mengatur kecepatan kendaraan melebihi 25 km/jam. Mendekati gerbang masuk objek wisata, pengunjung harus waspada juga terhadap jalan turunan yang sangat curam.

Sesampai digerbang masuk, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar 5 ribu untuk parkir motor dan 10 ribu untuk parkir mobil. Tidak sampai disitu saja, setelah melewati gerbang masuk, pengunjung harus berjalan sejauh 400 meter melewati tangga bebatuan yang kemiringannya mencapai 75 hingga 90 derajat. Sangat curam, namun tidak perlu khawatir, pengelola telah menyediakan pagar bambu dan tali sehingga pengunjung dapat berpegangan dengan bambu agar tidak jatuh.

“Tangganya curam sekali, bisa mencapai kemiringan 75 derajat bahkan tegak lurus, 90 derajat. Harus tetap hati-hati agar tidak tergelincir,” sampai Deri, salah satu wisatawan lokal.

Dengan kondisi jalan yang curam, mengharuskan pengunjung berjalan santai agar tidak melewati begitu saja panorama air terjun kecil yang ada disepanjang jalan tersebut. Sambil istirahat, pengunjung dapat berhenti sejenak sekedar mengambil gambar di air terjun setinggi 7 meter. Disampingnya, terdapat anakan air terjun yang mengeluarkan air hangat, beberapa pengunjung juga sengaja singgah sekedar mencuci muka dan tangan di air hangat tersebut.

Tidak perlu berlama-lama disana, lantaran lokasi air terjun utama masih berada jauh dibawahnya. Pengunjung dijamin merasa takjub dengan keindahannya jika telah sampai di air terjun Tri Muara Karang tersebut. Bagaimana tidak, disana pengunjung dapat mandi sepuasnya di lokasi air terjun tersebut.

Meskipun pengunjungnya ramai dihari libur, keasrian wisata tersebut masih tetap terjaga dengan ditandai air yang jernih serta bebas sampah. Tampak beberapa himbauan menjaga kebersihan dan juga tersedia kotak sampah di sepanjang jalan. Tentunya, keasrian tersebut juga wajib dijaga baik dari pihak pengunjung maupun warga setempat, agar keindahannya menjadi wisata favorit wisatawan. (rik0007)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *