Timsus Lanal Bengkulu Sergap Penampung ‘Baby Lobster’ di Kabupaten Kaur Timsus Lanal Bengkulu Sergap Penampung ‘Baby Lobster’ di Kabupaten Kaur
GerbangBengkulu – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bengkulu, Letkol Laut (P) M. Andri Wahyu Sudrajat memimpin langsung penyergapan dan pengeledahan di rumah terduga... Timsus Lanal Bengkulu Sergap Penampung ‘Baby Lobster’ di Kabupaten Kaur

GerbangBengkulu – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bengkulu, Letkol Laut (P) M. Andri Wahyu Sudrajat memimpin langsung penyergapan dan pengeledahan di rumah terduga penampung ‘baby lobster’ di wilayah Kabupaten Kaur dengan inisial AP (45), Minggu 10 Februari 2019.

Timsus F1QR dari Lanal Bengkulu bersama instansi terkait yang dipimpin langsung oleh Danlanal Bengkulu melakukan penggeledahan di rumah AP, warga Desa Gedong Soko Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur.

“Setelah kita mendapatkan informasi terkait aktifitas perdagangan ‘baby lobster’, hari ini tim gabungan berhasil melakukan tangkap tangan terhadap AP,” jelas Andri.

Disebutkan, aktifitas terduga pelaku ini telah lama di pantau oleh tim gabungan.

Dari operasi penyergapan ini, tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti bibit lobster sebanyak 90 ekor.

Selain bibit lobster, Danlanal Bengkulu berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lain, diantaranya berupa buku catatan hasil jual beli ‘baby lobster’, mesin rator mini sebanyak 20 buah, toples 3 buah dengan polipom kecil 3 buah.

Benih lobster termasuk dalam jenis hasil laut yang dilarang penangkapannya berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56/PERMEN-KP/2016 tentang larangan penangkapan dan atau pengeluaran lobster (Panulirus), kepiting (Scylla), dan rajungan (Portunus pelagicus). (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *