Tim Buser Buru Pelaku Penikaman Petani Muara Kemumu Tim Buser Buru Pelaku Penikaman Petani Muara Kemumu
GerbangBengkulu – Petani Sido Mulyo Tempel Rejo Rt 14 Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong (RL) yang berkebun di daerah perkebunan Air Barus Kecamatan... Tim Buser Buru Pelaku Penikaman Petani Muara Kemumu

GerbangBengkulu – Petani Sido Mulyo Tempel Rejo Rt 14 Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong (RL) yang berkebun di daerah perkebunan Air Barus Kecamatan Muara Kemumu Ruslan Ismail (50), tewas ditikam pada ketiak bagian bawah.

Korban ditikam rekannya ZN warga Kota Bengkulu yang tinggal di Panorama setelah adu mulut disalah satu warung milik warga, kemarin, Kamis 17 Maret 2016 pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan keterangan Pjs Kades Desa Air Punggur Kecamatan Muara Kemumu Azhar Alamsyah, semula antara pelaku dan korban berbelanja di warung.

“Keduanya berbelanja, sebelum penikaman terjadi sempat terjadi cek-cok mulut diantara keduanya. Tak lama berselang korban telah terkapar dengan bersimbah darah dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya,” ungkap Azhar Jum’at 18 Maret 2016.

Senada dengan keterangan dari masyarakat setempat, keduanya sudah lama berkebun dilokasi, Karena disana masih daerah perkebunan, jika ingin berbelanja harus keluar kebun, jarak antara tempat kejadian dengan kebun korban sekitar 1 Km.

“Mereka sempat berkelahi hingga akhirnya korban mengalami tusukan di bagian ketiak, ketika itu pelaku langsung kabur dan melarikan diri. Yang jelas saya belum tahu pasti, tapi informasi dari masyarakat disana begitulah kejadiannya,” terang warga.

Kapolres Kepahiang AKBP. H. Iskandar ZA, S.Ik membenarkan adanya kejadian yang telah menewaskan seorang korban tersebut. Saat ini tim buser dari Polsek Bermani Ilir (BI) dan Polres Kepahiang tengah melakukan berburuan terhadap pelaku.

“Anggota kita sudah turun kelapangan dan melakukan olah TKP, sebagian juga mencari pelaku. Karena setelah melakukan penikaman pelaku langsung melarikan diri,” singkat Kapolres. (ism006)

redaksi 35

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *