Tebus Obat, Peserta BPJS Bengkulu Utara ini Gadaikan HP di Apotik RSUD Tebus Obat, Peserta BPJS Bengkulu Utara ini Gadaikan HP di Apotik RSUD
GerbangBengkulu – Guna menebus obat, peserta BPJS Kesehatan Warga Desa Kuro Tidur Kecamatan Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, Ata (37) menggadaikan telepon genggam... Tebus Obat, Peserta BPJS Bengkulu Utara ini Gadaikan HP di Apotik RSUD

GerbangBengkulu – Guna menebus obat, peserta BPJS Kesehatan Warga Desa Kuro Tidur Kecamatan Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, Ata (37) menggadaikan telepon genggam miliknya di RSUD Arga Makmur.

“Perawatan, istri saya mengalami pendarahan, oleh pihak puskesmas dirujuk ke rumah sakit. Kami diminta saat akan melakukan operasi istri saya. Saya peserta BPJS, kartu kami aktif,” jelas Ata, Senin 29 Januari 2018.

Pihak apotik mengatakan, stok obat RSUD tengah habis sehingga dirinya diminta untuk menebus obat Metronidazole yang diklaim tidak ditanggung oleh pihak BPJS sebesar 548 ribu rupiah. Sebagai peserta BPJS Kesehatan aktif, Ata bahkan diminta untuk menandatangani surat pernyataan tak mampu membeli obat dari apotik luar rumah sakit setempat.

Akan hal yang dialaminya, Ata berharap kedepan pihak medis memantau ketersediaan obat yang berada di apotik. Karena sejauh pengetahuannya, semua obat yang dibutuhkan para peserta ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan.

“Ada juga yang mengalami kejadian seperti ini selain saya, warga Batu Roto. Sama mas, dia peserta BPJS juga,” akunya sembari memperlihatkan resep obat yang sempat ditebus.

Dalam resep tertanggal 25 Januari 2018, pihak pasien diminta menebus obat Metraidazole oleh salah satu dokter spesialis sebelum pelaksanaan operasi.”Ini obat buat operasi. Ada dua macam, ada yang generik harganya 40 ribu dan paten dengan harga 80 ribu,” jelas apoteker salah satu apotik di Pasar Purwodadi.(ism006)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *