Tambang Emas Lebong Merenggut Nyawa, 3 Tewas 12 Dirawat Tambang Emas Lebong Merenggut Nyawa, 3 Tewas 12 Dirawat
Warga saat mengevakuasi korban
GerbangBengkulu – Aktivitas penambangan emas tradisional di Kabupaten Lebong kembali memakan korban. Persisnya lokasi pertambangan emas tradisional Goa Kacamata di Desa Lebong Tambang, Kecamatan... Tambang Emas Lebong Merenggut Nyawa, 3 Tewas 12 Dirawat

GerbangBengkulu – Aktivitas penambangan emas tradisional di Kabupaten Lebong kembali memakan korban. Persisnya lokasi pertambangan emas tradisional Goa Kacamata di Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara. Tiga penambang, Doni (34), warga Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara, Mawi (50) dan Heri (45), warga Desa Ladang Palembang, Kecamatan Lebong Utara tewas saat menambang di dasar lubang Goa Kacamata dengan kedalaman lebih 50 meter, Sabtu (7/3) siang pukul 14.30 WIB.

Diduga, ketiganya tewas akibat kekurangan oksigen. Sementara 12 penambang lainnya yang berusaha menolong ketiga korban, terpaksa dilarikan ke RSUD Lebong karena kesulitan bernafas.

“Dua belas orang yang menyusul dibawa ke RSUD itu beberapa diantaranya sempat pingsan saat hendak menolong korban,’’ kata Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara, AKP. Firmansyah.

Dari 12 korban yang dibawa ke RSUD itu, 6 diantaranya warga Desa Ladang Palembang, Kecamatan Lebong Utara. Yakni Dedi Dahmudi (39), Supian (34), Supandi (18), Sari (40), Dedi (45) dan Ashari (40). Sementara 4 lainnya warga Desa Lebong Tambang. Yakni Supri (45), Yulian (37), Insanir (45) dan Junaidi (32). Dua lainnya, Yodi (30), warga Desa Tunggang dan Vero (25), warga Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai.

Sejauh ini polisi masih mendalami penyebab kematian ketiga korban. Namun dugaan sementara gagal pernafasan akibat kehabisan oksigen. Pantauan Rakyat Bengkulu para korban dibantu puluhan warga yang masuk ke lubang menggunakan blower dan peralatan bantu oksigen. Hingga berita ini diturunkan 3 korban tewas yang sempat divisum di RSUD Lebong itu sudah dibawa pulang ke rumah duka.

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *