Sungai Bintuhan Meluap, Jalinbar Sumatera di Kabupaten Kaur – Bengkulu Selatan Tergenang Sungai Bintuhan Meluap, Jalinbar Sumatera di Kabupaten Kaur – Bengkulu Selatan Tergenang
GerbangBengkulu – Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera, tepatnya di Desa Sukabandung, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur dilaporkan tergenang banjir, pada Senin 29 Oktober 2018.... Sungai Bintuhan Meluap, Jalinbar Sumatera di Kabupaten Kaur – Bengkulu Selatan Tergenang

GerbangBengkulu – Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera, tepatnya di Desa Sukabandung, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur dilaporkan tergenang banjir, pada Senin 29 Oktober 2018.

“Jalan yang tergenang sepanjang 300 meter dengan ketinggian bervariasai antara 80 cm hingga 1 meter,” terang Kapolres Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto melalui Kapolsek Kaur Selatan Iptu Surya R Purnama.

Ruas jalan raya yang tergenang tepat berada di depan kantor Kecamatan Kaur Selatan. Ruas jalan tersebut merupakan Jalinbar yang menghubungkan Kabupaten Kaur dengan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Disebutkan, air mulai menggenangi jalan raya sekira pukul 19.00 WIB.

Air yang menggenangi jalan raya itu disebabkan oleh meluapnya air dari sungai Bintuhan.

Hujan lebat yang mengguyur di hulu sungai dan di daerah Kaur yang turun sejak Senin siang diduga kuat sebagai penyebab meluapnya debit air sungai Bintuhan.

Menurut Surya, jalan yang tergenang merupakan daerah langganan banjir.

“Saat ini debit air terpantau sudah mulai surut, mudah-mudahan tidak turun hujan lagi sehingga air dipastikan tidak naik kembali,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk arus lalulintas kendaraan dari kedua arah dilaporkan dapat melintasi jalan raya yang tergenang itu.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan ataupun kendaraan yang terjebak banjir, personil kepolisian dari Polsek Kaur Selatan disiagakan dilokasi banjir.

Ditambahkan, selain menggenangi jalan raya, 13 rumah warga Desa Pasar Lama, Kecamatan Kaur Selatan dilaporkan tergenang banjir, dengan ketinggian air mencapai 40 cm. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *