Strategi Pemkab Rejang Lebong Menekan Angka Inflasi Strategi Pemkab Rejang Lebong Menekan Angka Inflasi
GerbangBengkulu – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui instansi terkait akan melakukan beberapa langkah dalam menekan laju inflasi, guna menjaga kestabilan harga jelang pemilu, bulan... Strategi Pemkab Rejang Lebong Menekan Angka Inflasi

GerbangBengkulu – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui instansi terkait akan melakukan beberapa langkah dalam menekan laju inflasi, guna menjaga kestabilan harga jelang pemilu, bulan suci Ramadhan dan lebaran.

Tingkat inflasi Provinsi Bengkulu sebagian besar dipengaruhi komoditas dari Kabupaten Rejang Lebong, seperti dari sektor pertanian, pariwisata dan perkebunan.

“Dalam waktu dekat akan menghadapi agenda nasional dan hari besar keagamaan. Sehingga kondusifitas daerah harus tetap terjaga,” kata Asisten II Pemkab. Rejang Lebong, Zulkarnain, Jumat 22 Maret 2019.

Upaya tersebut diantaranya dengan menginstruksikan Dinas Pertanian agar masyarakat tidak melakukan penanaman serentak untuk komoditas pertanian, karena nantinya akan terjadi panen bersama, sehingga harga hasil pertanian akan anjlok.

Selain itu, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) juga diminta berperan aktif menggalang para kelompok wanita tani (KWT) agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan buah. Sehingga ketika terjadi lonjakan harga tidak berpengaruh secara signifikan.

“Disperindag agar memantau kelapangan terkait fluktuasi bahan kebutuhan makanan, jika terjadi kelangkaan akan dilakukan operasi pasar,” tambahnya.

Sementara itu, Bulog Divre Rejang Lebong telah menyiapkan beras dan akan cukup selama 3 bulan kedepan. Di awal puasa dan lebaran akan memperbanyak penjualan daging beku seharga Rp 80 ribu perkilo, sehingga harga daging tidak akan mengalami lonjakan.

Adanya longsor pada beberapa titik di Kabupaten Rejang Lebong, sehingga membuat mobilisasi bahan makanan terhambat dan menambah ongkos transportasi. Disperindag telah menyiapkan operasi pasar jika terjadi lonjakan harga.

“Tingkat inflasi Provinsi Bengkulu 2,35 persen. Sedangkan nasional 3 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi 4,99 persen dan nasional 5,3 persen.” tutupnya. (azm001)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *