Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Kepahiang Diringkus Polisi Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Kepahiang Diringkus Polisi
GerbangBengkulu – Tiga pelaku spesialis pencurian rumah kosong berhasil diringkus Opsnal Polres Kepahiang. “Ketiga pelaku yang berhasil diamankan berasal dari Kabupaten Kepahiang, yakni SS... Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Kepahiang Diringkus Polisi

GerbangBengkulu – Tiga pelaku spesialis pencurian rumah kosong berhasil diringkus Opsnal Polres Kepahiang.

“Ketiga pelaku yang berhasil diamankan berasal dari Kabupaten Kepahiang, yakni SS (19), HM (44) dengan ET (26),” jelas Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady, Senin 8 April 2019.

Dijelaskan, komplotan spesialis pencurian rumah kosong yang berhasil diungkap tim opsnal berjumlah empat orang, namun seorang pelaku dilaporkan berhasil kabur pada saat akan ditangkap petugas.

“Eksekutor dilapangan adalah tersangka SS dengan seorang pelaku yang masih buron inisial AG (22), warga Kelurahan Pensiunan, Kabupaten Kepahiang,” jelas Yusiady.

Sedangkan tersangka HM dengan ET berperan sebagai penadah barang hasil curian.

Petugas kepolisian yang melakukan olah TKP dan penyelidikan di lokasi pencurian Bilyard Daffa Player Pool, Kelurahan Dusun Kepahiang, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang yang terjadi pada Kamis (18/10) tahun lalu mendapat petunjuk jika pelaku pencurian adalah SS.

Saat itu para pelaku menggasak sejumlah peralatan elektronik di lokasi, termasuk alat-alat billiard.

Proses penangkapan komplotan ini dipimpin KBO Sat Reskrim IPTU Tommy Sahri. Setelah mendapatkan informasi keberadaan SS petugas langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka SS dini hari tadi sekitar Pukul 01.00 WIB.

“Tersangka SS ditangkap di pinggir jalan Desa Talang Karet, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang, dimana sebelumnya kita telah mengendus keberadaan SS yang sudah lama kita selidiki,“ ungkap Kasat Reskrim.

Dari pengakuan SS pasca diamankan, pada saat menjalankan aksi pencurian di tempat billiard, tersangka SS melakukannya bersama dengan AG.

Namun dalam proses penangkapan terhadap AG, jelas Yusiady, pelaku dilaporkan berhasil lolos dari sergapan petugas kepolisian.

Dalam pengembangan kasus pencurian ini, petugas berhasil menangkap 2 tersangka HM dan ET, yang berperan sebagai penadah barang curian.

Petugas berhasil menyita barang bukti berupa 1 unit televisi 19 inchi dengan 1 unit mesin genset warna kuning yang dibeli HM dengan ET dari tersangka SS dan AG.

“Ketiga pelaku saat ini sudah kita tahan di Polres Kepahiang untuk dilakukan pemeriksaan. Untuk tersangka SS kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara minimal 7 tahun dan terhadap tersangka HM dan ET diterapkan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan, dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 4 tahun,” pungkas Yusiady. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *