Spesialis Pelaku Pembongkaran Pondok Kebun Diringkus Polisi Spesialis Pelaku Pembongkaran Pondok Kebun Diringkus Polisi
GerbangBengkulu – Seorang terduga pelaku pencurian peralatan perkebunan berinisial AA (20), asal Desa Bandung Marga Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) berhasil dibekuk oleh anggota... Spesialis Pelaku Pembongkaran Pondok Kebun Diringkus Polisi

GerbangBengkulu – Seorang terduga pelaku pencurian peralatan perkebunan berinisial AA (20), asal Desa Bandung Marga Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) berhasil dibekuk oleh anggota Polsek Bermani Ulu Polres Rejang Lebong.

Menurut Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kapolsek Bermani Ulu, Ipda Singgih Wirastho mengatakan, tersangka AA diamankan pada Jumat (6/9) malam, di tempat persembunyianya di pondok kebun wilayah itu.

“Pada awalnya kami menerima laporan dari masyarakat atas adanya aksi pencurian dengan pemberatan (Curat,red) di pondok kebun Desa Bandung Marga, setelah kita melakukan penelusuran kita amankan tersangka AA ini pada Jumat malam,” katanya, Senin 9 September 2019.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas meliputi masing-masing 1 unit mesin potong rumput, gergaji mesin, genset, mesin blower, aki, lampu, serta 4 ekor ayam bangkok.

Dalam menjalankan aksinya tersangka tidak seorang diri melainkan bersama-sama dengan dua rekannya. Namun, dua rekan AA berhasil lolos saat petugas melakukan penggerebekkan. Komplotan pelaku ini melakukan aksi pencurian alat-alat mesin perkebunan yang jika ditotalkan nilainya mencapai Rp 15 juta.

Disampaikan, AA bersama dua rekannya yang saat ini tengah buron yakni MA dan CA, melakukan aksi pencurian pondok kebun di Desa Bandung Marga milik Domi Sardodi warga Desa Babakan Baru Kecamatan Bermani Ulu, pada Selasa (4/9), saat ditinggal pemiliknya.

Singgih menambahkan, aksi kawanan pencuri tersebut selama ini meresahkan warga sekitar. Bahkan, ada salah seorang warga yang hendak menjual kebunnya karena lokasinya rawan pencurian.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Sebelum dilakukan penangkapan, petugas telah berhasil memancing pelaku untuk keluar dan memastikan peralatan tersebut memang hasil curian. Tetapi dua pelaku berhasil kabur dengan cara melompat pondok dan kita hanya berhasil mengamankan AA,” tandas Singgih. (azm001)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *