Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kebun Kopi Padang Capo Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kebun Kopi Padang Capo
GerbangBengkulu – Petugas kepolisian berhasil mengevakuasi jasad pria bernama Arto Dani 55 tahun warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur dari lokasi... Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kebun Kopi Padang Capo

GerbangBengkulu – Petugas kepolisian berhasil mengevakuasi jasad pria bernama Arto Dani 55 tahun warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur dari lokasi perkebunan kopi.

Jasad korban dievakuasi oleh anggota Polsek Sukaraja dari Desa Padang Capo, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma pada Minggu 2 Desember 2018.

Menurut Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana melalui Kasi Humas Iptu Edi Sunaryo, kabar meninggalnya korban di sampaikan oleh anaknya ke pihak kepolisian pada Sabtu malam (1/12).

Namun, karena akses jalan menuju ke lokasi pondok korban sangat jauh, sehingga proses evakuasi baru dilakukan pada Minggu pagi.

“Untuk menuju lokasi harus ditempuh dengan jalan kaki selama 6 jam perjalanan,” jelas Kapolsek Sukaraja Iptu Noviaska.

Sejak pukul 05.30 WIB anggota kepolisian berangkat menuju tempat kejadian. Untuk mengevakuasi korban dibutuhkan waktu selama 12 jam yang harus ditempuh dengan jalan kaki.

Korban ditemukan di pondok kebun dalam keadaan meninggal dunia.

Jasad korban kemudian dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka di Kabupaten Kaur.

Menurut keterangan keluarga korban, almarhum berangkat dari rumah anaknya di Kota Bengkulu menuju ke kebun kopi miliknya pada tanggal 26 November.

“Awalnya tetangga kebun korban yang menelpon anaknya di Bengkulu, ia memberitahukan jika Ayahnya meninggal dunia di dalam pondok,” jelas Noviaska.

Bau menyengat dari pondok kebun milik Arto Dani menguak jika pemilik kebun telah meninggal dunia.

“Jasadnya langsung kita serahterimakan kepada pihak keluarga. Keluarga meyakini korban meninggal dunia dikarenakan sakit dan menolak dilakukan otopsi,” imbuhnya.

Dari olah tempat kejadian, pertugas mendapati bekal yang dibawa almarhum, mulai dari beras dan belanjaan lainnya masih terbungkus dan belum ada yang di buka.

Diduga korban meninggal dunia beberapa saat ketika ia sampai di pondok kebun.

“Di tubuh korban ditemukan bekas kerikan dan diduga kuat meninggalnya korban akibat sakit,” pungkas Noviaska. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *