Sejumlah Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan HGU PT Air Muring Sejumlah Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan HGU PT Air Muring
GerbangBengkulu – Sejumlah warga Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, menuntut ganti rugi lahan yang telah digarap PT Air Muring selama kurun waktu 20 Tahun... Sejumlah Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan HGU PT Air Muring

GerbangBengkulu – Sejumlah warga Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, menuntut ganti rugi lahan yang telah digarap PT Air Muring selama kurun waktu 20 Tahun terakhir. Dengan menunjukan bukti Surat Keterangan Tanah 7 warga, Daikun (54) Didit Wahyudi (56) menyambangi Kantor Badan Pertanahan setempat pada, Kamis 31 Oktober 2019.

“Sebayak 7 warga belum mendapatkan ganti rugi hingga saat ini. HGU keluar Tahun 96 SKT warga keluar Tahun 93,” kata perwakilan warga, Didit Wahyudi didepan kantor BPN Bengkulu Utara.

Didit mengungkapkan, sengketa antara warga dan PT Air Muring ini telah berjalan sejak satu Tahun terakhir. Meski sempat berulangkali dilakukan mediasi di Kantor Desa Sukamerindu Kecamatan Putri Hijau, namun hingga saat ini warga dan pihak Perusahaan belum mendapatkan kata sepakat.

Pihaknya berharap, pihak BPN dapat membantu memfasilitasi persoalan ini agar warga mendapatkan haknya.”Jangan berlarut, sudah digunakan sejak 20 Tahun terakhir. Perusahaan kami nilai kurang kooperatif menyelesaikan permasalahan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubsi Sengketa lahan dan Perkara Badan Pertanahan Nasional Bengkulu Utara, M Abdullah, S,ST mengatakan, pihaknya telah menerima keterangan dari sejumlah warga yang mengaku jika tanahnya belum mendapatkan ganti rugi dari pihak PT Air Muring.

Pihaknya akan segera mengumpulkan data dan bukti-bukti baik dari warga dan pihak Perusahaan dan melakukan pemanggilan kedua belah pihak dalam waktu dekat.”Kami kumpulkan data-data dulu dari kedua belah pihak. Kita akan tempuh mediasi dulu sesuai dengan tahapan dan regulasi yang ada,” kata Abdullah. (ism006)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *