Sejumlah Pejabat Utama Polda Bengkulu Lakukan Vaksinasi Tahap ll Sejumlah Pejabat Utama Polda Bengkulu Lakukan Vaksinasi Tahap ll
GerbangBengkulu – Kepolisian Daerah Bengkulu hari ini menggelar vaksinasi Covid-19 tahap dua. Sebanyak 26 Pejabat Utama Polda Bengkulu dan staf Korspri disuntik vaksin dan... Sejumlah Pejabat Utama Polda Bengkulu Lakukan Vaksinasi Tahap ll

GerbangBengkulu – Kepolisian Daerah Bengkulu hari ini menggelar vaksinasi Covid-19 tahap dua. Sebanyak 26 Pejabat Utama Polda Bengkulu dan staf Korspri disuntik vaksin dan disaksikan Kapolda Bengkulu Irjen Teguh Sarwono, pada Rabu 24 Februari 2021.

Penyuntikan vaksin tahap kedua dilaksanakan di Gedung Adem Polda Bengkulu, diawali Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Hari Prasodjo.

Sebelumnya, orang nomor satu di Korps Bhayangkara Bengkulu telah melaksanakan vaksin tahap kedua di RSUD M Yunus Bengkulu.

Penyuntikan vaksin tahap kedua ini juga disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dan Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol dr. I. G. Diah Yamini Dariska, S.P.Ht.

Kapolda Bengkulu saat dikonfirmasi awak media mengatakan, Polda Bengkulu saat ini telah menerima alokasi vaksin dari Kementrian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu sebanyak 1.935 buah.

“Hari ini pejabat utama dan staf Korspri 26 personil. Nanti dari jumlah anggota Polda Bengkulu yang berjumlah lebih dari 5000 juga akan divaksin semua,” ucap Kapolda.

Dari sisi vaksinator, Polda Bengkulu mengerahkan  sebanyak 262 personil yang memiliki kompetensi menjadi vaksinator. Selain sebagai petugas yang memberikan vaksin kepada anggota kepolisian, vaksinator ini juga siap diterjunkan untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

“Polri rentan penularan Covid-19 karena berhadapan langsung dengan masyarakat yang tugasnya kita menghimbau disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno menambahkan, jumlah vaksin yang akan didistribusikan untuk personil Polda Bengkulu untuk tahap awal ini sebanyak 30 persen, dan personil yang tervalidasi sebanyak 5.483 personil.

“Seluruh perserta vaksinasi setelah dilakukan observasi selama 30 menit tidak ditemukan adanya KIPI (kejadian ikutan pasca imunnisasi- red),” jelasnya. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *