Seekor Beruang Dilaporkan Serang Anjing Warga Hingga Tewas Seekor Beruang Dilaporkan Serang Anjing Warga Hingga Tewas
GerbangBengkulu – Para petani di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong dalam sepekan terakhir merasa ketakutan akibat munculnya seekor beruang di... Seekor Beruang Dilaporkan Serang Anjing Warga Hingga Tewas

GerbangBengkulu – Para petani di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong dalam sepekan terakhir merasa ketakutan akibat munculnya seekor beruang di area perkebunan Rimbo Penyolong, di wilayahnya.

“Awalnya saya sedang memetik merica, tiba-tiba di bawah melintas seekor beruang. Tanpa berfikir panjang langsung berlari ke pondok,” kata warga Desa Suka Datang, Rio, Jumat 9 Agustus 2019.

Dijelaskan, keberadaan beruang terlihat jelas karena kebun yang digarapnya posisi tanahnya miring dan ia melihat dari atas pondok kebun dengan jarak sekitar 20 meter.

Beruang tersebut, digambarkan oleh Rio, badannya sebesar kambing dewasa, gemuk dan pendek. Pada bagian muka berbulu putih dan badannya hitam.

“Pada beberapa pohon yang telah rubuh terdapat bekas cakaran, yang diduga jejak beruang ketika mencari makanan berupa ulat pada kayu yang telah rapuh,” tuturnya.

Sementara itu, Kades Suka Datang, Jamil Ashari, mengatakan telah mendapatkan laporan dari warganya akan kemunculan beruang tersebut.

Dari laporan warga, Tono dan Dedi, sekitar 2 dan 3 hari lalu, beruang tersebut masih terlihat adakalanya pagi dan sore hari di wilayah Desa Suka Datang, namun keberadanya sering berpindah-pindah. Terkadang terlihat di wilayah Dusun Air Kuning, Sukarami serta daerah kebun Rimbo Penyolong, yang diduga masih beruang yang sama.

“Warga juga melihat beruang meminum air nira/aren dipohonnya, dan menyerang seekor anjing warga hingga mati,” katanya.

Disampaikan, jarak perkebunan dengan pemukiman terdekat berjarak hanya sekira satu kilometer, sehingga masyarakat dilanda ketakutan.

Para wanita, sebut Jamil, yang biasanya beraktifitas di kebun saat ini tidak berani lagi pergi ke kebun seorang diri.

“Petugas BKSDA belum ada yang datang, hanya ada para pencinta alam dan pencinta binatang yang mempertanyakan keberadaan Beruang itu,” kata Jamil.

Ditambahkan, mengantisipasi keresahan masyarakat itu sejumlah pemuda telah berencana untuk memburu beruang tersebut. (azm001)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *