Satreskrim Polres Bengkulu Selatan Lumpuhkan Pelaku Penodongan 2 Pelajar di Ulu Manna Satreskrim Polres Bengkulu Selatan Lumpuhkan Pelaku Penodongan 2 Pelajar di Ulu Manna
GerbangBengkulu – Satreskrim Polres Bengkulu Selatan melumpuhkan terduga pelaku perampasan telepon genggam milik dua orang pelajar di ruas jalan Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu... Satreskrim Polres Bengkulu Selatan Lumpuhkan Pelaku Penodongan 2 Pelajar di Ulu Manna

GerbangBengkulu – Satreskrim Polres Bengkulu Selatan melumpuhkan terduga pelaku perampasan telepon genggam milik dua orang pelajar di ruas jalan Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, yang terjadi pada Kamis malam, (21/7) pekan lalu.

Tindakan tegas terukur diberikan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu terhadap TO alias IP (21), salah seorang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan, Rabu 21 Juli 2020.

“Berusaha melakukan perlawanan saat akan diamankan, kemudian petugas memberikan tindakan tegas terukur,” ungkap Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata, melalui Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto, Rabu 22 Juli 2020.

TO alias IP berhasil diamankan dari kediamannya di daerah Selibar Kabupaten Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan.

Dari keterangan terduga pelaku yang berhasil diamankan ini petugas mendapati informasi rekan pelaku berinisial YE (32), warga Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yang turut serta melakukan aksi pencurian terhadap 2 orang pelajar di Ulu Manna.

“Sayangnya saat dilakukan upaya penangkapan, YE berhasil kabur dari sergapan petugas,” ujarnya.

Pelaku sebelumnya melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang korbannya adalah RRG (18) pelajar pria warga Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dan DMEP (17), pelajar perempuan warga Kecamatan Ulu Manna.

“Pelaku merampas 2 telepon genggam milik korban dan diduga saat beraksi membekali diri dengan senpi rakitan,” jelasnya.

Selain mengamankan terduga pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti hasil kejahatan berupa 1 unit kendaraan roda dua milik korban, 1 unit kendaraan yang digunakan pelaku dan selongsong peluru.

Sementara untuk senjata api (senpi) rakitan yang digunakan saat menjalankan aksinya di Ulu Manna, disebutkan oleh IP dibawa pelaku YE.

“Pelaku YE saat ini telah dimasukkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” tandasnya. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *