Rekrut Pengawas TPS, Panwascam Hulu Palik : Mantan Napi Kudu Minggir Rekrut Pengawas TPS, Panwascam Hulu Palik : Mantan Napi Kudu Minggir
GerbangBengkulu – Mantan Narapidana yang sempat divonis lima Tahun kurungan tak dapat mengikuti tes dalam rekrutmen Panitia Pengawas TPS. Hal ini ditegaskan ketua Panwascam... Rekrut Pengawas TPS, Panwascam Hulu Palik : Mantan Napi Kudu Minggir

GerbangBengkulu – Mantan Narapidana yang sempat divonis lima Tahun kurungan tak dapat mengikuti tes dalam rekrutmen Panitia Pengawas TPS. Hal ini ditegaskan ketua Panwascam Hulu palik Kabupaten Bengkulu Utara saat membuka rekrutmen panitia Pengawas Tempat Pemungutan Suara.

“Mantan napi kudu minggir, tak dapat mengikuti. Seperti itu peraturannya, napi yang sempat divonis 5 tahun penjara,” terang Ketua Panwascam Hulu Palik, Evi Kusnandar, pada Rabu 13 Februari 2019.

Terkait rekrutmen ini, para peserta diwajibkan sebagai warga Negara Indonesia, berusia paling rendah 25 tahun saat mendaftar.

Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Mempunyai Integritas, berkepribadian yang kuat, jujur dan adil. Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu.

Berpendidikan paling rendah SMA/Sederajat, berdomisili di kelurahan/desa setempat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Mampu secara jasmani dan rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 tahun pada saat mendaftar sebagai calon PTPS.

Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan dalam pemerintahan, dan atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon. Bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

Bersedia tidak menduduki jabatan politik di pemerintahan atau badan usaha milik negara serta badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih. Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.

“Iya hari ini mulai, yang kami butuhkan sebanyak 38 Pengawas TPS yang tersebar di 15 Desa dengan 7900 mata pilih,” sebutnya. (ism006)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *