Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Bongkar Penggelembungan Suara Caleg DPR Partai Gerindra Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Bongkar Penggelembungan Suara Caleg DPR Partai Gerindra
GerbangBengkulu – Dalam rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 yang digelar KPU Kabupaten Seluma terbongkar praktek penggelembungan suara untuk caleg DPR RI dari... Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Bongkar Penggelembungan Suara Caleg DPR Partai Gerindra

GerbangBengkulu – Dalam rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 yang digelar KPU Kabupaten Seluma terbongkar praktek penggelembungan suara untuk caleg DPR RI dari Partai Gerindra.

Penggelembungan suara diduga dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dapil II Seluma untuk caleg Partai Gerindra nomor urut 4 atas nama dr Lia Lastaria.

Terbongkarnya penggelembungan suara itu diketahui saat digelarnya rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 di gedung daerah Serasan Seijoan, Minggu (5/5) malam.

“Suara yang bersangkutan (dr. Lia Lastari) didalam c1 hologram berjumlah 185, sementara tadi yang disebutkan PPK 1137 suara. Jadi penggelembungannya sangat banyak sekali, ” ungkap Ketua KPU Kabupaten Seluma, Sarjan Efendi, Senin 6 Mei 2019.

Penggelambungan diketahui setelah adanya perbedaan dalam lembar DA 1 Plano dengan C1 Plano hologram yang dipegang oleh KPU.

Dalam C 1 plano jumlah suara milik oknum caleg tersebut berjumlah 185 suara. Sedangkan dalam lembar DA 1 berjumlah 1.137, atau terdapat selisih sebanyak 952 suara.

Diketahui, penambahan dilakukan di 22 TPS pada 13 desa di Kecamatan Ulu Talo.

Terkait persoalan tersebut, Koordinator Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Seluma, Suryadi, menyatakan pihaknya telah memanggil sejumlah anggota PPK Kecamatan Ulu Talo.

“Terkait persoalan penggelembungan suara, hari ini kita melakukan pemeriksaan terhadap 3 anggota PPK, ketua PPK, divisi sosialisasi, dan anggota divisi data sekaligus operator,” kata Suryadi.

Suryadi menegaskan, tindakan merubah hasil rekapitulasi perolehan suara adalah tindakan pidana.

“Dugaannya untuk memenangkan salah satu anggota DPR RI (Dapil Bengkulu). Karena ini masuk ke Gakkumdu tentu ini pidana,” tandasnya. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *