Ratusan Mahasiswa Rejang Lebong Akan Gelar Aksi Damai Ratusan Mahasiswa Rejang Lebong Akan Gelar Aksi Damai
GerbangBengkulu – Direncanakan sebanyak 100 orang yang terdiri dari gabungan organisasi kemahasiswaan dan BEM perguruan tinggi di Kabupaten Rejang Lebong, akan menggelar aksi damai... Ratusan Mahasiswa Rejang Lebong Akan Gelar Aksi Damai

GerbangBengkulu – Direncanakan sebanyak 100 orang yang terdiri dari gabungan organisasi kemahasiswaan dan BEM perguruan tinggi di Kabupaten Rejang Lebong, akan menggelar aksi damai pada Rabu lusa (26/9).

Menurut Plt. Ketua HMI Cabang Rejang Lebong, Firman Diansyah, aksi akan diawali dengan berkumpul di Masjid Jamik Kota Curup pada pukul 09.00 WIB, dilanjutkan berjalan kaki ke kantor DPRD Kab. Rejang Lebong (beraudensi), simpang empat tugu bundaran dan jika memungkinkan akan dilanjutkan ke Mapolres Rejang Lebong.

“Aksi damai akan menuntut isu perbaikan ekonomi, dimana keadaan perekonomian bangsa saat ini dipandang tidak dalam keadaan baik,” kata Firman, Senin 24 Agustus 2018.

Selain itu, aksi dilakukan untuk menuntut kejelasan dari aparat kepolisian atas adanya dugaan kekerasan pada aktivis mahasiswa sewaktu aksi di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu lalu.

Firman, yang merupakan kandidat kuat Ketua HMI Rejang Lebong mengungkapkan saat ini tengah menggalang komunikasi dengan organisasi lainnya seperti PMII dan BEM PT se Rejang Lebong (IAIN Curup, Akper, STIPER, Sekolah Tinggi Informatika, Akbid dan Poltek Reflesia).

Sementara itu, pemerhati sosial Kabupaten Rejang Lebong, Candra Adi, mengingatkan kepada para mahasiswa agar aksi yang akan digelar tidak ditumpangi oleh kepentingan politik, mengingat saat ini merupakan tahun politik dan sebentar lagi ada Pemilu 2019.

“Sebenarnya ada persoalan lebih nyata depan kita, ada oknum kepala daerah yang ditangkap KPK, sampai sekarang belum tau kelanjutanya. Bahkan diduga masih menerima gaji sebagai gubernur,” kata Adi.

Dosen hukum Unihaz Bengkulu ini, mempertanyakan sikap kritis mahasiwa, yang dianggap kurang peka terhadap keadaanya di daerahnya sendiri.

“Jangan terlalu jauh mengambil isu, isu lokal lebih penting disuarakan. Serta agar jangan terpancing anarkis dalam aksi demonstrasi,” tutup Adi. (azm001)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *