PWI Bengkulu Utara Layangkan Protes Atas Insiden Pengusiran Wartawan PWI Bengkulu Utara Layangkan Protes Atas Insiden Pengusiran Wartawan
GerbangBengkulu – Persatuan Wartawan Indonesia akan melayangkan surat protes atas insiden pengusiran 5 wartawan oleh oknum pejabat di kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara Provinsi... PWI Bengkulu Utara Layangkan Protes Atas Insiden Pengusiran Wartawan

GerbangBengkulu – Persatuan Wartawan Indonesia akan melayangkan surat protes atas insiden pengusiran 5 wartawan oleh oknum pejabat di kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu satu hari lalu.

“Kami akan melayangkan protes. Profesi jurnalis dilindungi oleh UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam Pasal 4 jelas, Pers dijamin kemerdekaannya. Jadi pers mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi untuk mencari informasi, meminta klarifikasi dan menyiarkan,” tegas Ketua PWI Bengkulu Utara Warsiman, pada Rabu 10 Juli 2019.

Ketegasan ini diambil usai gelaran rapat di Sekretariat PWI setempat, dengan menghadirkan serta mendengarkan penjelasan dari 5 jurnalis yang mendapat perlakukan dari oknum Jaksa.

Pada rapat yang dihadiri 25 jurnalis, PWI Bengkulu Utara dengan tegas menyatakan keberatan dan akan segera melayangkan surat pernyataan sikap PWI ke Kejari Bengkulu Utara dan Kejati Bengkulu.

“PWI Bengkulu Utara akan segera melayangkan protes dan meminta klarifikasi secara langsung dari Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara atas persoalan ini,” sampai Warsiman.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara, Fatkhuri SH mengatakan, pihaknya menyesalkan insiden pengusiran terhadap 5 wartawan oleh oknum anak buahnya. Menurutnya, peristiwa tersebut buntut dari kesalahpahaman.

“Ya kita akan berusaha segera menyelesaikan permasalahan ini. Kesalahpahaman saja ya. Kita kan patner, ada kesalahpahaman sedikit. Nanti ada akan kami klarifikasi,” irit Fatkhuri (ism006)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *