Presiden Serahkan Medali Kehormatan Pada Laksmana Presiden Serahkan Medali Kehormatan Pada Laksmana
GerbangBengkulu – Presiden RI Joko Widodo, Senin (8/8) mengukuhkan ribuan pamong praja muda angkatan XXIII. Acara Pengukuhan ditandai dengan pengalungan Kartika Pradnya Utama pada... Presiden Serahkan Medali Kehormatan Pada Laksmana

GerbangBengkulu – Presiden RI Joko Widodo, Senin (8/8) mengukuhkan ribuan pamong praja muda angkatan XXIII. Acara Pengukuhan ditandai dengan pengalungan Kartika Pradnya Utama pada Praja Muda asal Bengkulu, Muhammad Laksmana Surya Adi Wibawa, sebagai lulusan terbaik program S1 dan pengalungan Kartika Asthabratha pada Kurnia Pratiwi sebagai lulusan terbaik program D-IV.

Setelah mengalungkan medali kehormatan, Presiden Jokowi juga melakukan penyematan lencana pamong dan menyerahkan Keputusan Menteri Dalam Negeri kepada kedua lulusan terbaik IPDN 2016.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menegaskan, praja muda akan menjadi ujung tombak negara dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, yang responsif, serta pelayan publik yang berkualitas. Dengan demikian, menurut Presiden Jokowi, negara selalu hadir ditengah-tengah rakyatnya.

“Untuk itu, saudara-saudara harus bisa menjadi pelopor reformasi birokrasi di instansi pemerintahan, di manapun saudara-saudara nanti akan ditugaskan,“ Ujar Presiden RI ke 7 ini.

Selain itu, lanjut Presiden Jokowi, para pamong praja harus menjadi pribadi-pribadi terdepan dalam perubahan pola pikir, maupun perubahan sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Pamong praja, lanjut Jokowi, harus menjadi tauladan bagi rakyat dan membangun sifat yang optimis, Sikap yang inovatif, sikap yang berani melakukan terobosan yang bermanfaat bagi rakyat.

“Saudara-saudara juga harus memegang teguh komitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, pemerintah yang berintegritas, pemerintah yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme sehingga semakin dipercaya oleh rakyat,” tambah Jokowi

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti yang juga hadir bersama beberapa pejabat tinggi negara menjelaskan, para pamong praja yang mungkin akan terjun di berbagai instansi pemerintahan, harus menjaga pesan baik presiden untuk melakukan reformasi birokrasi.

Senada dengan yang disampaiakan Presiden, Menurut Gubernur Bengkulu, para pamong praja ini harus siap melakukan perombakan-perombakan kreatif, trobosan-trobosan yang produktif dan tidak terjebak pada rutinitas, serta tidak berorientasi semata-mata hanya pada prosedur. Sebagaimana juga diminta Presiden Jokowi, Gubernur Bengkulu meminta para pamong praja, khususnya yang berasal dari Bengkulu, untuk lebih mengedepankan hasil dan karya nyata untuk rakyat. (86)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *