Polres Sumenep somasi waroeng Apoeng Kheta yang Buka Diam-Diam Polres Sumenep somasi waroeng Apoeng Kheta yang Buka Diam-Diam
GerbangBengkulu – Waroeng Apoeng Kheta Desa Muangan, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur di somasi jajaran Polres setempat pada jumat (1/1/2020) malam. Pasalnya,... Polres Sumenep somasi waroeng Apoeng Kheta yang Buka Diam-Diam

GerbangBengkulu – Waroeng Apoeng Kheta Desa Muangan, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur di somasi jajaran Polres setempat pada jumat (1/1/2020) malam.

Pasalnya, waroeng tersebut diduga menyalahi aturan dengan membuang garis police line (Tanda larangan melintas) yang dipasang polres sumenep pada beberapa waktu lalu.

“Kami melakukan isomasi terhadap waroeng apoeng kheta karena beroperasi secara diam-diam,” terang Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Achmad Robial, Sabtu (2/1/2020).

Pada saat dilakukan somasi, tidak satupun pengunjung yang berada di lokasi. Dan bahkan ditemukan Barang Bukti (BB) berupa pembukaan waroeng tanpa izin, seperangkat alat musik dan nota pengambilan uang dari Indomart.

“Mungkin mereka kabur setelah kabar bocor. Dan kami sudah perintahkan jajaran Polsek setempat untuk melakukan pemanggilan kepada pemilik waroeng untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya

Sementara, Kapolsek Kecamatan Saronggi, Iptu Wahyudi Kusdarmawan mengatakan, garis police line sebagai bentuk larangan untuk masuk pada garis tersebut.

“Secara umum, kalau yang melanggar itu pasti disanksi,” ucapnya

Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait pengrusakan garis police line.

“Mengenai pertanggungjawaban, akan ditanyakan kepada pihak pengelola. Apakah itu ketentuan dari pengelola atau tidak. Kami akan kembangkan itu,” pungkasnya

Sebelumnya, waroeng apoeng kheta ditutup paksa dengan pemasangan garis police line oleh jajaran Polsek saronggi bersama Satreskoba Polres Sumenep pada 9 November 2020. (Tf022)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *