Polisi Gagalkan Pengiriman 600 Kg Lobster di Bawah Ukuran Tujuan Lampung Polisi Gagalkan Pengiriman 600 Kg Lobster di Bawah Ukuran Tujuan Lampung
GerbangBengkulu – Kepolisian Resor Kaur berhasil menggagalkan pengiriman lobster sebanyak 600 kg tujuan Provinsi Lampung. Lobster tersebut dimasukkan dalam drum dan diangkut menggunakan mobil... Polisi Gagalkan Pengiriman 600 Kg Lobster di Bawah Ukuran Tujuan Lampung

GerbangBengkulu – Kepolisian Resor Kaur berhasil menggagalkan pengiriman lobster sebanyak 600 kg tujuan Provinsi Lampung.

Lobster tersebut dimasukkan dalam drum dan diangkut menggunakan mobil L 300.

“Selain muatan dan mobil Mitsubitshi L 300, kita mengamankan pengemudi mobil berinisial El, 45 tahun, warga Kota Krui Pesisir Barat,” kata Kapolres AKBP Puji Prayitno, melalui Kasat Reskrim Iptu Pedi Setiawan, Kamis 22 Mei 2020.

Mobil bermuatan lobster tersebut diamankan di Kabupaten Kaur, di Taman Bhineka, pada Senin (18/5), sekira jam 06.00 WIB.

“Saat kita periksa isinya lobster yang bobotnya di bawah 2 ons,” ujarnya.

Pelaku yang membawa lobster, ungkap Pedi, bisa dijerat dengan pidana sesuai dengan Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 31 Tahun 2004.

Disampaikan, untuk mengungkap praktek penyelundupan lobster ini penyidik masih memeriksa sopir dan juga kondektur kendaraan.

“Untuk jumlahnya belum kita lakukan penghitungan, saat ini kondisi lobster yang kita amankan dalam kondisi masih hidup,”ujarnya.

Penyidik, jelas Pedi, akan memanggil ahli untuk melakukan pengukuran termasuk juga melakukan penghitungan jumlah lobster yang masih diletakkan di dalam drum.

Dari beberapa ekor sampel yang diambil, penyidik menemukan fakta jika bobot lobster per ekornya tidak sampai 2 ons, yang sesuai aturan tidak boleh diperjualbelikan.

“Nanti kita hitung termasuk juga dilakukan pengukuran ulang, kita juga akan kembangkan siapa siapa yang membeli lobster dari tangan nelayan di Kabupaten Kaur,” tandasnya. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *