Perkosa Gadis Difabel, Pemuda Malang ini Diciduk Satreskrim Polres Seluma Perkosa Gadis Difabel, Pemuda Malang ini Diciduk Satreskrim Polres Seluma
GerbangBengkulu – Satreskrim Polres Seluma yang dibackup personil Kepolisian Ampel Gading dan Polres Malang menciduk pemuda berinisial MS alias Mekrok dari lereng Gunung Semeru,... Perkosa Gadis Difabel, Pemuda Malang ini Diciduk Satreskrim Polres Seluma

GerbangBengkulu – Satreskrim Polres Seluma yang dibackup personil Kepolisian Ampel Gading dan Polres Malang menciduk pemuda berinisial MS alias Mekrok dari lereng Gunung Semeru, Kabupaten Malang, Jawa Timur, atas dugaan tindak perkosaan.

“Perkara ini menonjol, karena korban adalah penyandang disabilitas atau kaum difabel. Inisial korban AA (33), alamat Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma,” jelas Kapolres Seluma AKBP Darmawan Dwiharyanto dalam press release pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Pelaku dengan inisial MS, alias Mekrok (38) warga Dusun Taman Sari, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, Jawa Timur ditangkap pada saat memuat pasir di lereng Gunung Semeru, Rabu (29/9).

Perkara tindak perkosaan ini terjadi tahun 2020 sekitar bulan Oktober.

Kronologis kejadian, jelas Darmawan, pelaku memanggil korban dan ditarik masuk ke garasi mobil di tempatnya bekerja, pada bulan Oktober sekira jam 22.00 WIB. Dijelaskan, dengan ancaman pelaku kemudian memperkosa korban.

“Pelaku mengancam korban dengan bahasa isyarat,” tegasnya.

Pasca melakukan tindak perkosaan, tersangka pulang ke Malang dengan dalih akan bekerja sebagai pengemudi truk di daerah asalnya di Kabupaten Malang.

“Pada bulan Juni 2021 korban mengeluhkan sakit di perut, setelah diperiksakan ke rumah sakit korban dinyatakan hamil,” sampainya.

Terkejut dengan keterangan petugas kesehatan, korban menjelaskan jika dirinya diperkosa oleh Mekrok.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka ia melakukan perbuatannya satu kali pada kurung waktu Oktober 2021,” jelasnya.

Pihak keluarga korban awalnya telah melakukan upaya penyelesaian secara kekeluargaan, namun keluarga pelaku tidak ada itikad baik.

Untuk mencari keadilan, pihak keluarga korban kemudian membuat laporan ke Polres Seluma.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 285 Subsidair Pasal 286 KUHP dengan ancaman 9 tahun. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *