Perkara Money Politics Partai Gerindra Dapil IV Seluma Dihentikan Perkara Money Politics Partai Gerindra Dapil IV Seluma Dihentikan
GerbangBengkulu – Koordinator Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Seluma Suryadi menyatakan, perkara money politics atau politik uang yang dilaporkan warga Desa Lawang  Agung,... Perkara Money Politics Partai Gerindra Dapil IV Seluma Dihentikan

GerbangBengkulu – Koordinator Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Seluma Suryadi menyatakan, perkara money politics atau politik uang yang dilaporkan warga Desa Lawang  Agung, Kecamatan Air Periukan dihentikan.

“Laporan tindak pidana pemilu yang dilaporkan pada H -1 malam pencoblosan itu sudah kita lakukan kajian tahap II. Di dalam kajian tahap II itu disepakati untuk tidak dapat dilanjutkan pada tahap penyidikan. Artinya dihentikan,” kata Suryadi, Senin 6 Mei 2019.

Alasannya dihentikan perkara tersebut karena penyidik tidak menemukan unsur seperti yang disangkakan pelapor.

“Dihentikan itu dengan alasan satu tidak terpenuhinya unsur, yang kedua tidak cukup alat bukti,” kata Suryadi.

Tidak dipenuhi unsur itu dikarenakan dalam UU 7 Tahun 2017, pasal yang disangkakan menjanjikan atau memberikan sesuatu berbentuk uang atau materi lainnya pada masa tenang tidak terbukti.

“Maka subyeknya disitu adalah peserta, tim, dan atau pelaksana kampanye. Maka unsur itu tidak dipenuhi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil klarifikasi pemanggilan para saksi oleh Gakkumdu, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pelapor sebagai tim kampanye caleg, sebagai pelaksana kampanye, atau sebagai peserta kampanye.

“Alasan yang kedua tidak cukup alat bukti, kenapa? Karena pelapor mengajukan 3 saksi, 2 saksi setelah kita undang secara patut dua kali tidak hadir. Sementara satu orang orang saksi dan pelapor yang kita periksa semuanya tahu bukan secara langsung,” kata Suryadi.

Pelapor dan saksi yang memenuhi panggilan Gakkumdu, keduanya memperoleh keterangan dari dua orang saksi yang tidak memenuhi panggilan Gakkumdu.

“Yang dia laporkan tim-nya. Jadi kita kaji, kita klarifikasi, apakah ada SK dan surat tugasnya sebagai tim, dan lain-lainnya. Tidak hanya itu kita juga mengambil keterangan lain yang menyatakan dia tim, dan itu tidak terbukti,” tandasnya.

Malam menjelang hari pencoblosan Pemilu 2019, Selasa (16/4), SF warga Desa Lawang Agung menangkap tangan IM yang diduga tengah membagikan uang pecahan Rp 100 ribu kepada JE.

Dari tangan IM, SF berhasil mengamankan contoh kertas surat suara caleg DPRD Kabupaten Seluma Partai Gerindra dengan dua lembar uang tunai Rp 100 ribu. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *