Pencabulan Siswi 9 Tahun, Ketua DPRD Seluma Mengutuk dan Meminta Dinas Pendidikan Bertanggung Jawab Pencabulan Siswi 9 Tahun, Ketua DPRD Seluma Mengutuk dan Meminta Dinas Pendidikan Bertanggung Jawab
GerbangBengkulu – Ketua DPRD Kabupaten Seluma Nofi Eriyan Andesca mengutuk aksi pelaku pencabulan terhadap pelajar siswi sekolah dasar yang terjadi di lingkungan sekolah. “Terkait... Pencabulan Siswi 9 Tahun, Ketua DPRD Seluma Mengutuk dan Meminta Dinas Pendidikan Bertanggung Jawab

GerbangBengkulu – Ketua DPRD Kabupaten Seluma Nofi Eriyan Andesca mengutuk aksi pelaku pencabulan terhadap pelajar siswi sekolah dasar yang terjadi di lingkungan sekolah.

“Terkait tindak asusila yang dilakukan oknum guru, kami mengutuk tindakan pelaku dan meminta dinas pendidikan untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan ikut berbelasungkawa terhadap korban yang saat ini mengalami trauma,” tutur Nofi, Minggu 13 Oktober 2019.

Atas nama DPRD Seluma, tegas Nofi, pihaknya meminta dinas pendidikan turut bertanggung jawab dan berempati terhadap korban.

“Saya meminta dinas pendidikan untuk melakukan pengawasan terhadap guru, khususnya terhadap guru laki-laki. Apabila dalam pengawasan ditemukan penyimpangan, dinas jangan ragu untuk mengambil langkah pencegahan dengan melakukan mutasi,” tegasnya.

Tindak asusila yang pelakunya oknum guru harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar kejadian itu tidak terulang di masa mendatang.

Berdasarkan catatannya, kasus pencabulan yang pelakunya oknum guru terhadap anak didiknya telah terjadi berulang kali di Kabupaten Seluma

“Permasalahan tindak asusila adalah ini adalah persoalan besar, selain penyalahgunaan narkoba dan korupsi. Kejadian tindak asusila ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak agar kejadian ini tidak terulang di masa mendatang,” tandasnya.

Sebelumnya pada Senin malam (7/10), Polres Seluma mengamankan tersangka S (56) warga Kota Bengkulu, oknum guru, karena dilaporkan telah melakukan pencabulan terhadap murid perempuannya.

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana melalui Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila menyampaikan, dari hasil dari pemeriksaan saksi diketahui tindak pencabulan yang dilakukan pelaku terjadi sebanyak dua kali, yang dilakukan di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang letaknya berada satu ruangan dengan mushola. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *