Pasien Kanker Ganas Warga Desa Sido Luhur Dibawa ke Rumah Sakit M Hoesin Palembang Pasien Kanker Ganas Warga Desa Sido Luhur Dibawa ke Rumah Sakit M Hoesin Palembang
GerbangBengkulu – Burman Siswadi anggota DPRD Kabupaten Seluma mengantarkan Endang Rusmana alias Unang (54), pasien kanker ganas warga Desa Sido Luhur Kecamatan Sukaraja Kabupaten... Pasien Kanker Ganas Warga Desa Sido Luhur Dibawa ke Rumah Sakit M Hoesin Palembang

GerbangBengkulu – Burman Siswadi anggota DPRD Kabupaten Seluma mengantarkan Endang Rusmana alias Unang (54), pasien kanker ganas warga Desa Sido Luhur Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma ke RSUD Muhammad Hoesin Palembang.

“Besok pagi sekira pukul 05.00 WIB kita akan mengantarkan bapak Endang ke rumah sakit M Hoesin Palembang,” kata Burman saat ditemui di rumahnya, Sabtu 9 Februari 2019.

Endang didiagnosa mengidap penyakit kanker ganas dan dirujuk ke RSUD M Hoesin Palembang untuk menjalani operasi.

Elnandi, menantu laki-laki pasien yang ditemui di rumah Burman menyampaikan, sebelum dirujuk ke Palembang ayah mertuanya telah 7 kali menjalani operasi di RSUD M Yunus Bengkulu.

“Dua buah benjolan di atas kepala bapak tumbuh setelah menjalani operasi tahun lalu. Sebelumnya, benjolan di atas kepala hanya ada satu. Satu tahun pasca operasi benjolannya kembali tumbuh, malah jadi dua,” jelasnya.

Mewakili pihak keluargnya, Ia mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah menggalang dana untuk membiayai keberangkatan dan pengobatan orang tuanya ke Palembang.

Disebutkan, uang yang telah diterima pihak keluarga yang berasal dari uluran tangan para dermawan mencapai Rp 21,5 juta.

“Menurut bapak, sebelum tumbuh benjolan di bagian kepala, awal mulanya kepalanya terkena hantaman kapak,” kata Elnadi.

Kejadian yang dialami mertuanya itu terjadi sekira tahun 90-an saat menebang pohon di halaman rumah.

Kapak yang diayunkan untuk menebang pohon menyangkut tali jemuran yang terdapat pada batang pohon yang akan ditebang. Kapak itu kemudian berbalik dan menghujam kepalanya.

“Kejadiannya terjadi di Pelembang. Karena jauh dari rumah sakit luka di bagian kepala bapak hanya diobati dengan dedaunan, dan tidak menduga bekas luka itu tumbuh tumor,” ujarnya. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *