Oknum Guru di Bengkulu Tanam Ratusan Ganja di Sela-sela Tanaman Cabe Oknum Guru di Bengkulu Tanam Ratusan Ganja di Sela-sela Tanaman Cabe
GerbangBengkulu – Oknum pendidik yang mengajar di salah satu sekolah dasar negeri di Kabupaten Rejang Lebong diamankan petugas kepolisian karena menanam ratusan pohon ganja... Oknum Guru di Bengkulu Tanam Ratusan Ganja di Sela-sela Tanaman Cabe

GerbangBengkulu – Oknum pendidik
yang mengajar di salah satu sekolah dasar negeri di Kabupaten Rejang Lebong diamankan petugas kepolisian karena menanam ratusan pohon ganja di kebun miliknya, Minggu, 4 April 2021.

Pria berusia 54 tahun dengan inisial BH ditangkap ditangkap anggota Polres Rejang Lebong.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno, mengungkapkan tersangka ditangkap karena menanam ganja sebanyak 400 batang yang ditanam disela kebun cabe miliknya.

“Tersangka BH ini merupakan seorang guru Sekolah Dasar Negeri 151 Rejang Lebong. Kami tangkap pada Sabtu (3/4) kemarin, di dusun Bandar Agung Desa Lubuk Alai Kecamatan Sindang Beliti Ulu pukul 05.30 WIB,” ungkap Prayitno.

Pengungkapan ladang ganja yang disertai dengan penangkapan tersangka ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya ladang ganja di salah satu kebun cabe milik warga.

Berbekal informasi yang didapat, petugas kepolisian langsung menuju ke lokasi kebun untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, jelas Prayitno, petugas menemukan tanaman ganja di sela-sela tanaman cabe.

Mendapatkan hasil temuan tersebut, petugas langsung mencari informasi siapa pemilik kebun cabe itu, dan didapati nama pemilik kebun tersebut.

Petugas kemudian langsung bergerak ke rumah tersangka untuk melakukan penangkapan.

“Barang bukti yang berhasil kami sita dari tersangka yakni pohon ganja sebanyak 400 batang dan daun ganja kering siap edar seberat 5 kg,” sampainya.

Ditambahkan, tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Rejang Lebong untuk dilakukan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. (**)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *