Menjaring Ikan di Pantai Ngalam, Seorang Warga Nyaris Hilang Digulung Ombak Menjaring Ikan di Pantai Ngalam, Seorang Warga Nyaris Hilang Digulung Ombak
GerbangBengkulu – Menjaring ikan di Pantai Ngalam yang berada di Desa Pasar Ngalam, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Aswari (50), nyaris tewas tenggelam akibat... Menjaring Ikan di Pantai Ngalam, Seorang Warga Nyaris Hilang Digulung Ombak

GerbangBengkulu – Menjaring ikan di Pantai Ngalam yang berada di Desa Pasar Ngalam, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Aswari (50), nyaris tewas tenggelam akibat terseret arus air laut, pada Senin siang, 11 November 2019.

Aswari pada saat kejadian menjaring ikan bersama tetangganya, yakni Diki Eprian (26), warga Desa Sakaian, Kecamatan Lubuk Sandi. Beruntung, dalam peristiwa ini korban berhasil diselematkan oleh rekannya.

Menurut Diki, keduanya menjaring ikan di Pantai Ngalam sekira pukul 11.00 WIB.

Pada saat membentangkan jaring di pinggir laut, saksi melihat rekannya itu melambaikan tangan meminta pertolongan.

Saksi awalnya meminta korban untuk memegang tali jaring yang dibentangkannya. Namun terlihat oleh saksi, jika rekannya itu sudah tidak berdaya lagi akibat terseret ombak. Saksi kemudian berenang ke tengah laut untuk melakukan pertolongan kepada korban.

“Dia langsung saya tarik bagian bajunya dan dibawa ke pinggir, kemudian saya meminta pertolongan warga lain yang saat itu sedang menjaring ikan,” jelas Diki.

Korban yang tidak sadarkan diri ini selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Dermayu guna mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana melalui Kapolsek Sukaraja Iptu Noviaska menyampaikan, korban saat ini kondisinya telah stabil dan telah dibawa pulang ke rumahnya di Desa Sakaian.

“Hasil pemeriksaan medis korban ini mengalami kelelahan, kemudian diperbolehkan pulang dan diminta untuk tidak beraktifitas terlebih dahulu,” jelas Noviaska. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *