Mengenal Tumbuhan “Tuba” Lebih Dekat Mengenal Tumbuhan “Tuba” Lebih Dekat
GerbangBengkulu – Ingatkah dengan pribahasa ”Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba”, kebaikan dibalas dengan kejahatan, sebagian kita hanya mengenal kata tuba sebagai kata dari... Mengenal Tumbuhan “Tuba” Lebih Dekat

GerbangBengkulu – Ingatkah dengan pribahasa ”Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba”, kebaikan dibalas dengan kejahatan, sebagian kita hanya mengenal kata tuba sebagai kata dari sebuah pribahasa. Namun, tanpa kita sadari Tuba adalah tumbuhan yang banyak terdapat pada kawasan hutan, bahkan disepanjang pinggir aliran sungai  Kokoi di Desa Taba Tembilang, Kecamatan Kota Argamakmur Bengkulu Utara, Minggu 18 Oktober 2015.

Tumbuhan Tuba, atau sebagian masyarakat menyebutnya“Jenu”, adalah tumbuhan yang memiliki kandungan rotenona(rotenone), sejenis racun kuat untuk melumpuhkan ikan dan serangga(insektisda). Biasanya Tuba digunakan untuk meracuni ikan disungai agar mendapatkan hasil tangkapan yang banyak.

Budayawan suku Rejang, Eko Rusyono mengatakan, pada jaman dahulu Tuba/Jenu  digunakan untuk menangkap ikan oleh masyarakat Indonesia, baik suku Rejang dan suku Jawa.

Namun, cara ini dilarang pemerintah, karena dapat merusak ekosistem sungai tersebut. ”Air sungai menjadi tercemar akibat kandungan racun yang ada di dalam akar tumbuhan ini,” imbuhnya. Air yang tercemar dari akar tumbuhan dengan nama ilmiah Derris elliptica ini, bisa menimbulkan efek bagi manusia dengan gejala sakit perut, jika dikonsumsi secara langsung,

Tumbuhan Tuba merupakan tumbuhan berkayu ranting dan memiliki pasangan daun pada setiap rantingnya. Batangnya merambat dengan ketinggian hingga diatas 6 meter. Ranting-ranting Tuba yang sudah tua berwarna kecoklatan, tumbuhan ini merupakan penghasil bahan beracun yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama serangga, baik diluar ruangan maupun didalam ruangan. (ism006)

 

redaksi 35

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *