Membelanjakan Uang Palsu, Atlet Berprestasi di Bengkulu Diamankan Polisi Membelanjakan Uang Palsu, Atlet Berprestasi di Bengkulu Diamankan Polisi
GerbangBengkulu – Seorang pelajar dengan inisial RP (16) tertangkap basah berbelanja menggunakan uang palsu di salah satu toko manisan di Kelurahan Dermayu, Kecamatan Air... Membelanjakan Uang Palsu, Atlet Berprestasi di Bengkulu Diamankan Polisi

GerbangBengkulu – Seorang pelajar dengan inisial RP (16) tertangkap basah berbelanja menggunakan uang palsu di salah satu toko manisan di Kelurahan Dermayu, Kecamatan Air Periukan, Sabtu sore (17/11).

Tertangkapnya RP menyeret nama pelaku lain, yakni SU, pelajar berusia 19 yang duduk di bangku kelas 12 di salah satu SMK Negeri di Kabupaten Seluma. Minggu 18 November 2018.

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana melalui Kasi Humas Iptu Edi Sunaryo menjelaskan, kedua pelaku diamankan setelah pemilik warung melapor ke anggota jika ada pembeli yang berbelanja menggunakan uang palsu.

“Dari keterangan SU uang pecahan Rp 100 ribu diperoleh dari tangan AGE kemarin malam. Pada saat menyerahkan uang, AGE berucap hati-hati jika membelanjakan uang itu,” jelas Edi.

Keesokan harinya sekira pukul 16.30 WIB, datang RP bertandang ke tempat tinggal SU. Saat itu SU meminta RP untuk berbelanja membeli rokok dan minuman gelas menggunakan uang yang diberikan oleh AGE.

Pada saat membayar belanjaan, pemilik warung mengetahui jika uang yang diterimanya adalah uang palsu, kemudian uang itu dikembalikan ke SU.

Meski uang yang dibelanjakannya disebut oleh pemilik toko adalah uang palsu, namun hal itu tidak menyurutkan niat SU untuk kembali membelanjakan uang yang didapatkan dari AGE tersebut.

Tidak berselang lama, SU kembali membelanjakan uang tersebut ke salah satu toko manisan yang letaknya tidak jauh dari toko pertama.

Namun, SU dan RP tidak menyadari jika gerak-geriknya dipantau oleh pemilik warung pertama. Pada saat berbelanja yang kedua inilah, pelaku tertangkap basah kembali membelanjakan uang yang dinyatakan palsu tersebut, kemudian mereka menghubungi pihak kepolisian dan mengamankan kedua pelaku.

Ditambahkan oleh Edi, untuk AGE atau pelaku yang menyerahkan uang kepada SU belum berhasil diamankan oleh petugas kepolisian. AGE disebutkan langsung kabur sesaat setelah mengetahui SU tertangkap.

Sementara itu dari keterangan salah seorang guru kelas, SU diketahui sebagai siswa perprestasi. Ia dikenal sebagai anak murid yang cerdas.

“SU juga sebagai atlet karate, terakhir meraih juara dalam Popda di Bengkulu,” ungkap salah seorang guru kelasnya.

Kedua pelaku merupakan pelajar di salah satu SMK Negeri di Kabupaten Seluma.

Akibat perbuatannya kedua pelaku terancam 15 tahun kurungan penjara, terjerat Pasal 26 ayat (2) dan (3)Jo Pasal 36 ayat (2) dan (3) UU RI No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
(azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *