Melihat Cahaya, 2 Nelayan Kabupaten Seluma Selamat Usai 15 Jam di Tengah Samudera Melihat Cahaya, 2 Nelayan Kabupaten Seluma Selamat Usai 15 Jam di Tengah Samudera
GerbangBengkulu – Mersin (56) warga Desa Ujung Padang bersama anaknya Ruji Sutarso (35), warga Desa Tematang Riding keduanya berasal dari Kecamatan Semidang Alas Maras,... Melihat Cahaya, 2 Nelayan Kabupaten Seluma Selamat Usai 15 Jam di Tengah Samudera

GerbangBengkulu – Mersin (56) warga Desa Ujung Padang bersama anaknya Ruji Sutarso (35), warga Desa Tematang Riding keduanya berasal dari Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma berhasil selamat setelah berjuang selama 15 jam ditengah lautan, Rabu 5 September 2018.

“Dengan berpegangan pada perahu yang karam kami berdua mengayuh menggunakan jeriken untuk sampai ke tepi pantai,” terang Mersin.

Bersama sang anak, Mersin bergantian mengayuh jeriken 5 liter yang digunakannya pengganti sampan untuk sampai ke daratan.

Ketika malam berada di tengah lautan, Ia dengan sang anak melihat cahaya dari daratan. Cahaya itu membuatnya yakin akan selamat sampai karena melihat cahaya tanda telah dekat dengan daratan.

“Cahaya itu menambah semangat saya dalam mengayuh jeriken. Ketika capek kita bergantian posisi,karena salah satu tangan kita berpegangan pada kapal yang terbalik,” bebernya.

Sekira pukul 05.00 WIB, Mersin dan Ruji berhasil menepi di kawasan PT Agri Andalas, di Kamp 4 A, Desa Pasar Ngalam, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma.

Sesampainya di daratan, mereka berdua melihat nelayan pencari ikan yang menjaring di muara Ngalam dan menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya.

Kemudian informasi itu disampaikan ke pihak pihak berwajib.

Tim SAR Gabungan dari BPBD Kabupaten Seluma, Basarnas, Tagana, PMI dan TNI Polri langsung meluncur ke lokasi dan membawa kedua korban ke Puskesmas Dermayu untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Sukaraja Iptu Perdhana Mahardika bersama Plt BPBD Kabupaten Seluma Muhpian. A terlihat menjemput kedua korban dari lokasi pantai Nagalam dan membawanya ke Puskesmas Dermayu.

Kemarin siang, Selasa (4 /9) kapal yang ditumpangi mereka pecah di tengah lautan.

Sebelumnya, seorang nelayan telah berhasil sampai ke daratan setelah berenang selama 3 jam.

Jayadi Kasmin berhasil menepi ke Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Selasa petang, sekira pukul 17.00 WIB. (azm009)

gerbang 86

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *