Mediasi tidak Dihadiri Perwakilan PT TLB, Polsek Sukaraja Akan Mengecek ke Lapangan Mediasi tidak Dihadiri Perwakilan PT TLB, Polsek Sukaraja Akan Mengecek ke Lapangan
GerbangBengkulu – Mediasi antara PT TLB (Tenaga Listrik Bengkulu) dengan Feby Febriansyah yang mengaku sebagai pemilik hak kuasa lahan dan tanam tumbuh di bawah... Mediasi tidak Dihadiri Perwakilan PT TLB, Polsek Sukaraja Akan Mengecek ke Lapangan

GerbangBengkulu – Mediasi antara PT TLB (Tenaga Listrik Bengkulu) dengan Feby Febriansyah yang mengaku sebagai pemilik hak kuasa lahan dan tanam tumbuh di bawah transmisi jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kantor Polsek Sukaraja tidak dihadiri perwakilan dari PT TLB.

“Kemarin memang kita jadwalkan mediasi antara pihak Feby dengan PT TLB, namun bapak Abu Bakar selaku perwakilan dari PT TLB tidak datang,” ungkap Kapolres Seluma I Nyoman Mertha Dana melalui Kapolsek Sukaraja Iptu Noviaska, Kamis 7 Maret 2019.

Abu Bakar menyampaikan, imbuh Noviaska, ketidakhadirannya itu dikarenakan sedang ada rapat di kantor Pemprov Bengkulu.

“Kita besok akan ke Desa Air Kemuning untuk melakukan pengecekan siapa saja yang belum mendapatkan ganti rugi tanam tumbuh,” tegas Noviaska.

Pekerjaan penebangan tanam tumbuh di bawah transmisi jaringan SUTET di Desa Air Kemuning, Kecamatan Sukaraja disebut oleh Feby adalah kegiatan ilegal.

PT TLB dituding belum melakukan kewajibannya melakukan pembayaran ganti rugi lahan ke pihaknya selaku pemilik kuasa tanam tumbuh di Desa Air Kemuning.

Feby mengancam akan menuntut secara perdata kepada pihak yang nekat melakukan pengerjaan penebangan tanaman pohon karet dan sawit di jalur transmisi SUTET.

Disampaikan, di sepanjang Desa Air Kemuning terdapat 7 titik tower SUTET, yakni titik 58, 59, 60, 61, 62, 63, dan 64. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *