Mantan Ketua DPRD Seluma Bayar Denda Subsider Rp 50 Juta Mantan Ketua DPRD Seluma Bayar Denda Subsider Rp 50 Juta
GerbangBengkulu – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma, Husni Thamrin, terpidana korupsi proyek peningkatan jalan Desa Nanti Agung, Kecamatan Ilir Talo... Mantan Ketua DPRD Seluma Bayar Denda Subsider Rp 50 Juta

GerbangBengkulu – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma, Husni Thamrin, terpidana korupsi proyek peningkatan jalan Desa Nanti Agung, Kecamatan Ilir Talo Tahun 2013 melaksanakan pembayaran uang denda Rp 50 juta subsider kurungan 2 bulan ke Kejaksaan Negeri Seluma.

Pengembalian uang denda tersebut dilakukan oleh dua orang dari keluarga terpidana (Husni) yang dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri Seluma.

“20 Mei 2019, telah dilakukan eksekusi terhadap terpidana Dr Husni Thamrin, SH, MH. Yakni pembayaran denda dan biaya perkara atas keputusan PN Tipikor Bengkulu sebesar Rp 50 juta. Ditambah dengan pembayaran perkara sebesar Rp 2.500 dan uang perkara di Pengadilan Tinggi Bengkulu sebesar Rp 10 ribu,” kata Kajari Seluma, Muhammad Ali Akbar didampingi Kasi Intelijen, Citra Apriyadi, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Setelah uang denda dan uang perkara dibayarkan, uang tersebut langsung disentorkan ke kas negara oleh Kejaksaan Negeri Seluma.

Dengan membayar uang denda terpidana tidak perlu menjalani pidana penjara subsideritas.

Sebelumnya Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis terhadap Husni dengan hukuman 3 tahun kurungan penjara dan denda Rp 50 juta subsider kurungan 2 bulan.

Husni divonis pengadilan karena terbukti melanggar Pasal 3 Jo pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pada saat vonis dijatuhkan pada Selasa (19/02/2019), Husni masih menjabat sebagai Ketua DPRD Seluma.

Proyek peningkatan kualitas jalan Nanti Agung – Dusun Baru, Kecamatan Ilir Talo Tahun 2013 dengan Pagu Anggaran Rp 12,8 miliar menjadi batu sandungan bagi Husni Thamrin. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *