Kronologis Mahasiswa IAIN Bengkulu Tewas Saat Ngecas Handphone Kronologis Mahasiswa IAIN Bengkulu Tewas Saat Ngecas Handphone
GerbangBengkulu – Meninggalnya Gusti Irawan (19) Mahasiwa IAIN Bengkulu menyisakan duka bagi keluarga besarnya di Desa Talang Alai, Air Periukan, Kabupaten Seluma, Minggu 9 September... Kronologis Mahasiswa IAIN Bengkulu Tewas Saat Ngecas Handphone

GerbangBengkulu – Meninggalnya Gusti Irawan (19) Mahasiwa IAIN Bengkulu menyisakan duka bagi keluarga besarnya di Desa Talang Alai, Air Periukan, Kabupaten Seluma, Minggu 9 September 2018.

Kakak laki-laki almarhum, Joni Putra Jaya (30) menjelaskan, saat itu Ia baru pulang dari kantor Kecamatan Air Periukan, Sabtu (8/9) sekira pukul 16.00 WIB tiba di rumah orang tuanya.

Saat itu Ia mengucapkan salam, namun tidak ada jawaban dari dalam rumah. Kemudian Ia bergegas masuk ke dalam rumah dan melihat adiknya tidur di lantai ruang tamu.

“Awalnya saya tidak curiga, karena Ia sering tidur di tempat itu. Namun setelah saya amati, kok tangannya terlihat seperti kaku, kemudian saya panggil, namun ngak ada jawaban. Setelah itu saya bangunkan, ternyata korban tidak merespon lagi dan tubuhnya lemas,” ungkap Joni.

Melihat hal itu, Joni langsung berteriak histeris, kemudian pihak keluarga langsung memanggil bidan desa yang tempatnya bersebelahan dengan rumah orang tuanya.

“Untuk memastikan kondisi Gusti, bidan menyampaikan agar Ia dibawa ke Puskesmas Dermayu,” jelas Joni.

Setelah diperiksa oleh dokter puskesmas, Gusti dinyatakan telah meninggal dunia.

Disebutkan, sesaat sebelum kejadian, korban sedang mengecas telepon genggamnya.

“Pada saat ditemukan posisi handpone berada di dada kiri almarhum, di tangan kirinya, di sela-sela ibu jari dengan jari telunjuk terdapat luka bakar dan dibagian dadanya terdapat luka memar,” ungkapnya.

Pihaknya tidak mengetahui sebab pasti meninggalnya korban, pastinya korban meninggal saat mengisi baterai handphone Xiomi Redmi 3 S miliknya.

Joni menolak kalau adiknya meninggal dunia akibat sambaran petir. Pasalnya handphone Xiomi dan juga carger telepon genggamnya milik adiknya itu tidak mengalami kerusakan dan masih berfungsi normal.

“Tadi malam memang handponnya tidak dapat hidup, namun itu dikarenakan isi baterainya habis,” ungkap Joni.

Gusti diketahui berstatus Mahasiwa IAIN Bengkulu semester pertama Prodi Hukum Tata Negara.

“Korban baru tiga hari masuk kuliah,” tandas Joni. (azm009)

Admin 93

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *